Kronologis Pencurian Uang Rp 400 Juta Milik Bos Batanghari Ekspres, Modus Pecah Kaca

Peristiwa pencurian bermodus pecah kaca yang dialami Raden Jufri (35) GM Batanghari Ekspres saat tengah buang air di toilet SPBU, Selasa (7/1) pagi.

Kronologis Pencurian Uang Rp 400 Juta Milik Bos Batanghari Ekspres, Modus Pecah Kaca
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Mobil Pajero Sport putih bernomor polisi B 678 milik Raden Jufri (35) GM Batanghari Ekspres dipecah maling, Selasa (7/1) pagi. 

Kronologis Pencurian Uang Rp 400 Juta Milik Bos Batanghari Ekspres, Modus Pecah Kaca

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Peristiwa pencurian bermodus pecah kaca yang dialami Raden Jufri (35) GM Batanghari Ekspres, Selasa (7/1) pagi, ternyata terjadi saat korban tengah buang air di toilet SPBU Desa Tanjung Putra, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Mersam telah menerima laporan korban yang merupakan warga Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari tersebut.

Polisi juga tengah melakukan penyelidikan atas kasus pencurian modus pecah kaca itu.

"Sekarang dalam penyelidikan untuk menangkap para pelaku yang diduga tiga orang. Korban sudah kita mintai keterangan," ujar Kapolsek Mersam, Iptu Sutisna.

Iptu Sutisna menjelaskan, pencurian tersebut berawal saat korban menggunakan mobil Pajero Sport putih bernomor polisi B 678 setop di depan toilet SPBU Desa Tanjung Putra Kecamatan Mersam.

Modus Perampokan Bos Batanghari Ekspres, Kaca Mobil Dipecah Sampai Uang Ratusan Juta Raib

Bos Batanghari Ekspres Dirampok, Tiga Orang Bersenjata Api Gasak Uang Rp400 Juta Terekam CCTV SPBU

VIDEO: Iran Menghitam! Penghormatan Terakhir Kepada Qassem Soleimani

"Korban ke toilet untuk buang air kecil. Sesaat masuk ke dalam toilet, korban sempat dipanggil oleh petugas kebersihan SPBU lantaran alarm mobilnya berbunyi," katanya.

Mendengar hal itu, lanjut Sutisna, korban langsung keluar dari toilet untuk melakukan pengecekan. Ternyata, kaca sebelah kiri bagian depan mobil milik korban sudah pecah dan sebuah tas yang berisikan uang pun hilang.

Korban yang sempat melihat para pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis Honda Sonik tak berpelat berusaha untuk mengejar, namun tidak terkejar lagi. Lantas korban menghubungi Polsek Mersam.

Mendapat informasi itu, anggotanya pun melakukan pengejaran terhadap tiga orang terduga pelaku tersebut.

"Namun tidak dapat terkejar," ujarnya.

Selanjutnya korban membuat laporan ke Unit Reskrim Polsek Mersam dan dilakukan olah TKP oleh Unit Reskrim dan dilakukan penyelidikan pebih lanjut.

"Atas peristiwa ini, korban mengalami kerugian Rp 400 juta," jelasnya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved