OPINI: Banjir dan Sensus Penduduk 2020

Sensus penduduk 2020 nantinya bisa menghasilkan data mengenai sebaran dan kepadatan penduduk dari berbagai wilayah di Indonesia.

OPINI: Banjir dan Sensus Penduduk 2020
Tribunnews/Alex Suban
Ilustrasi. Sejumlah kendaraan mencoba menerobos banjir yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat dan sekitarnya, di Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Curah hujan yang tinggi ditambah dengan luapan air Sungai Ciliwung dan tingginya muka air laut membuat beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. Warta Kota/Alex Suban 

OPINI

Banjir dan Sensus Penduduk 2020

JAMBI- Salah satu faktor penyebab banjir dari padatnya penduduk dalam wilayah tersebut, oleh karena itu informasi mengenai sebaran dan kepadatan penduduk dalam suatu wilayah bisa menjadi mitigasi resiko dari bencana banjir ini.

Sensus penduduk 2020 nantinya bisa menghasilkan data mengenai sebaran dan kepadatan penduduk dari berbagai wilayah di Indonesia. Data ini bisa digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan banjir.

Tata kota atau wilayah berkaitan erat dengan kejadian banjir, tata kota yang baik diharapkan dapat meminimalisir kejadian bencana banjir dan dampaknya.

Dalam hal perencanaan tata kota tersebut juga tidak akan terlepas dari sebaran penduduk dan kepadatan penduduk dalam wilayah tersebut, karena penduduk tentunya akan membutuhkan perumahan dan hal-hal terkait ketersediaan infrastruktur penunjangnya.

Sekali lagi, data mengenai sebaran dan kepadatan penduduk menjadi sesuatu yang sangat vital dalam perencanaan tersebut. Ketika ada bencana, penanggulangan pasca bencana memang sangat dibutuhkan dan sifatnya mendesak, namun evaluasi dari perencanaan wilayah juga harus tetap dilakukan.

Kenapa Sensus Penduduk 2020?

Sensus penduduk 2020 menghasilkan data sebaran dan nantinya bisa juga dihitung tingkat kepadatan penduduk dalam suatu wilayah, bahkan informasi ini bisa sampai level daerah terkecil seperti desa atau kelurahan.

Sebagai gambaran, hasil sensus penduduk 2010 menunjukkan bahwa Pulau Jawa yang luasnya hanya 6,8 persen dari luas seluruh wilayah Indonesia ternyata dihuni oleh 57,5 persen penduduk Indonesia. Hal ini jelas menunjukan ketidakmerataan sebaran penduduk di Indonesia.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved