Denny Darko, Tarot Adalah Ilmu dan Keterampilan Bukan Penerawangan

Denny Darko bukan hanya dikenal sebagai pesulap dan pelukis pasir tapi juga ahli tarot.

Denny Darko, Tarot Adalah Ilmu dan Keterampilan Bukan Penerawangan
Tribunjambi/Nurlailis
Denny Darko bukan hanya dikenal sebagai pesulap dan pelukis pasir tapi juga ahli tarot. 

Denny Darko, Tarot Adalah Ilmu dan Keterampilan Bukan Penerawangan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Denny Darko bukan hanya dikenal sebagai pesulap dan pelukis pasir tapi juga ahli tarot. Keahlian pesulap asal Tulungagung ini sudah terasah sejak masa SMA.

Menurutnya Tarot merupakan sesuatu hal yang bisa diprediksi berdasarkan data yang ada. Kemudian data diolah dan dibandingkan dengan data lain sehingga mendapatkan satu alternatif dengan akurasi yang tinggi menuju satu kesimpulan.

“Data itu jadi semacam matriks pertimbangan. Jadi itu ilmu dan keterampilan bukan firasat atau penerawangan,” ujarnya (1/1).

Menekuni tarot sejak masa SMA ia mengaku karena ingin mendekati perempuan. Saat proses belajar tarot ternyata ia menemukan nilai-nilai dari tarot yang menarik seperti memberikan konsultasi ke orang lain, dari tarot juga membuat mendalami hipnotis dan hal lain yang sifatnya interpersonal relationship skill.

Bertemu Sultan Thaha Gaib di Dharmasraya

Puluhan Kepala Sekolah Batanghari Bakal Ikut Cakep Tahun Ini

VIDEO: Pesta Kembang Api Tahun Baru 2020, Kawasan Tanggo Rajo Jambi Ramai Pengunjung

Untuk sulap sendiri ia sudah tertarik sejak SD dan baru serius belajar pada saat SMA dan kuliah. Untuk tiap pertunjukan sulap yang telah dilewati ternyata sering ada kegagalan, namun hal itu bisa disembunyikan. Sehingga orang tidak akan tahu bahwa itu adalah kesalahan.

“Kegagalan itu terjadi biasanya karena hal teknis seperti posisi panggung berubah atau microfon mati jadi bukan karena kurang latihan,” jelasnya.

Dalam hal pertunjukan ia memiliki cita-cita yaitu ingin show keliling Indonesia dengan lukisan pasir menceritakan dongeng nusantara. Menurutnya anak-anak Indonesia lebih mengetahui cerita dari luar negeri tapi tidak terlalu mengerti cerita rakyat sendiri.

“Saya selalu ingin mencoba hal baru, seperti kalau di sulap belajar hipnotis dan tarot. Saya merasa masih terlalu muda untuk ahli disatu bidang kemudian tidak belajar lagi,” ucapnya.

Menurutnya hambatan bagi seorang pesulap untuk maju bisa dikatakan dari segi bahasa. “Mereka kurang menguasai bahasa Inggris jadi literasi yang ada di luar negeri itu tidak dipelajari. Kalaupun mereka belajar dari youtube itu hanya belajar visual bukan esensi dari sulap itu sendiri,” pungkasnya.

Danny Darko hadir dalam acara Magical New Year’s Eve 2020 di Swiss-Belhotel Jambi, 31 Desember 2019. Ia mengaku baru kali pertama melakukan pertunjukan di Jambi.

Runner-Up ajang bakat The Master season 2 ini menampilkan sembilan pertunjukan sulap yang berbeda plus penampilan spesial dengan sang istri Vina Candrawati. Menurutnya penonton diacara tersebut cukup antusias dan proaktif.

Meskipun sudah sering tampil dirinya mengaku selalu menyempatkan diri untuk latihan.

“Yang kita tampilkan adalah keterampilan jadi memang harus dilatih agar tidak ada kesalahan. Yang paling penting juga sebenarnya bagaimana mengemas pertunjukan yang berbahaya diminimalisir karena penonton ada yang anak-anak,” ungkapnya.

 

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved