Erupsi Gunung Anak Krakatau
26 Kali Erupsi Dalam Dua Hari Terakhir, Gunung Anak Krakatau Bertambah Tinggi Setiap Tahun
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi hingga 26 kali dalam dua hari terakhir. Ketinggian erupsi tersebut mulai dari 500 meter hingga 2.000 meter.
TRIBUNJAMBI.COM-Gunung Anak Krakatau kembali erupsi hingga 26 kali dalam dua hari terakhir.
Ketinggian erupsi tersebut mulai dari 500 meter hingga 2.000 meter.
Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau memberikan keterangan kemarin per 31 Desember 2019.
"Sampai sekarang bisa ditotal skala 26 kali letusan. Untuk hari ini sudah terjadi 7 kali letusan, mulai dari pukul 00.00 sampai 18.00," kata Andi Suardi, dilansir dari KompasTV, Selasa (31/12/2019).
Namun, ia mengaku belum mengetahui status Anak Gunung Krakatau tersebut.
Andi mengatakan penentuan status Gunung Anak Krakatau ini akan ditentukan oleh pusat.
• Bekasi Timur Lumpuh! Warga: Ketutup Semua Sudah Kayak Lautan
• Tampil di Malam Tahun Baru Ketakutan Tak Biasa Ariel NOAH, Berkali-kali Menoleh ke Belakang Panggung
• Promo Tiket Masuk Dufan, Sea World, Ocean Dream, Liburan Tahun Baru 2020, Simak Syarat dan Ketentuan
Adapun kondisi Gunung Anak Krakatau masih tergolong aman.
Walau demikian, warga dan wisatawan dilarang mendekat hingga radius dua kilometer dari kawah atau puncak Gunung Anak Krakatau atau di sekitar kepulauan Anak Krakatau.
Sedangkan area wisata Pantai Carita, Anyer, Pandeglang dan sekitarnya, serta wilaya Lampung Selatan masih tergolong aman dari ancaman bahaya aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan press release Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Badan Geologi, hasil pengamatan visual dan instrumental hingga 31 Desember 2019 tidak ada peningkatan ancaman.
Sedangkan tingkat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih tetap pada Level II (Waspada) sejak 25 Maret 2019.
Hingga Rabu (1/1/2020) Gunung Anak Krakatau terlihat jelas, namun tertutup Kabut 0-III.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal tinggi sekitar 200-500 meter dari puncak.
Cuaca di sekitar gunung pun cerah hingga berawan dengan angin lemah ke arah selatan.
Diketahui Gunung setinggi 156.9 meter di atas permukaan laut ini mengalami erupsi sejak 20 Juni 2016 hingga 29 Juni 2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kondisi-terkini-gunung-anak-krakatau.jpg)