Benarkah Micin Merupakan Zat Berbahaya? Ternyata WHO Berkata Lain, Jadi Lebih Sehat?

MSG atau Monosodium Glutamat telah lama digunakan sebagai bahan penyedap masakan.

Benarkah Micin Merupakan Zat Berbahaya? Ternyata WHO Berkata Lain, Jadi Lebih Sehat?
Ilustrasi 

Benarkah Micin Merupakan Zat Berbahaya? Ternyata WHO Berkata Lain, Jadi Lebih Sehat?

TRIBUNJAMBI.COM - MSG atau Monosodium Glutamat telah lama digunakan sebagai bahan penyedap masakan.

Di sisi lain, MSG atau yang akrab disapa micin ini selalu diklaim buruk. MSG selalu dituding bisa menyebabkan kecanduan dan membuat bodoh.

Lantas, bagaimana sebenarnya efek samping MSG?

VIRAL Video Ibu Tampar Siswa SD Saat Bagi Rapor Dalam Kelas, Whatsapp, Begini Kata Kadis Pendidikan

Kelakuannya Makin Menjadi-jadi, Mbak You Peringatkan Rosa Meldianti Introspeksi Diri di Tahun 2020

Mengenal MSG

MSG adalah zat aditif yang digunakan untuk meningkatkan cita rasa.

Penyedap rasa ini berasal dari asam amino glutamat yang merupakan asam amino non esensial alias asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh.

Lalu, mengapa MSG dikalim buruk untuk kesehatan?

Tahun 1960an Badan keamanan pangan Amerika Serikat (FDA) menerima banyak laporan mengenai efek samping yang dialami banyak pengunjung restoran masakan Cina.

Sejak itulah, muncul istilah Chinese Restaurant Syndrome yang diklaim sebagai salah satu efek MSG.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved