Rabu, 27 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ramalan Ekonomi Indonesia 2020, Kok Bank Dunia Perkirakan Ini? Imbas Perang Dagang AS-China

Dalam presentasinya, Bank Dunia menyatakan perang dagang AS-China dan risiko-risiko geopolitik semakin memanas.

Tayang:
Editor: Duanto AS
(shutterstock.com)
Ilustrasi perang dagang 

"Kami melihat prospek ekonomi pada 2020 itu sangat baik. Kami melakukan preemptive action (tindakan pencegahan) menurunkan suku bunga untuk mengantisipasi pertumbuhan," kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti di, Jakarta, Rabu (28/8/2019).
Destry menyampaikan, pada akhir 2019 nanti pertumbuhan ekonomi berkisar 5,0 persen sampai 5,4 persen.

Kondisi ini dinilai tetap bertahan pada angka 5 persen, di tengah ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang telah menyebabkan resesi.

"Untuk menghadapi kondisi ini kita akan mengoptimalkan domestik ekonomi yang kita miliki. Sebab, perang dagang akan terjadi berkepanjangan," tuturnya.

Dia menuturkan, saat ini BI juga telah mengeluarkan kebijakan pelonggaran moneter dengan menurunkan tingkat suku bunga.
Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi perbankan untuk bisa menyalurkan kredit.

Sehingga, dengan likuiditas yang baik, maka perbankan bisa menekan suku bunga kredit.

Di samping itu, Destry juga memprediksi inflasi masih akan terjaga di angka 3 persen plus-minus 1 selama 2020.

Sebelumnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,05 persen pada kuartal-II 2019.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 5,27 persen.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-II 2019 ini juga lebih rendah dibandingkan dengan kuartal-I 2019 yang sebesar 5,07 persen.
"Pertumbuhan ekonomi lebih lambat dibandingkan kuartal I 2019 yang sebesar 5,07 perse dan jauh lebih lambat dibanding kuartal II-2019 sebesar 5,27 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2019 masih memperlihatkan tren pertumbuhan melambat. Ini adalah dampak dari memburuknya kinerja ekspor akibat dari perang dagang antara AS dan China.

Dikompilasi dari artikel Kompas.com berjudul "Indef Prediksi Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 4,8 Persen pada 2020" "Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI di Bawah 5 Persen pada 2020" "BI Prediksi Ekonomi RI Tumbuh Lebih Baik pada 2020"

Ramalan Ekonomi Indonesia 2020, Mengapa Bank Dunia Perkirakan Seperti Ini? Imbas Perang Dagang AS-China

Shin Tae-yong Panggil 60 Pemain untuk Timnas Indonesia, Adakah dari Jambi?

Bripka Eko Desersi, Adang Rombongan Polisi lalu Lepaskan Tersangka Ilegal Drilling

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved