Lewat Masa Sanggah, 500 Lebih Pelamar CPNS di Batanghari Dinyatakan TMS

BKPSDMD Kabupaten Batanghari mengumumkan hasil sanggah seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), hari ini (27/12).

Lewat Masa Sanggah, 500 Lebih Pelamar CPNS di Batanghari Dinyatakan TMS

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Batanghari mengumumkan hasil sanggah seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), hari ini (27/12).

Hasilnya, 11 berkas pelamar yang sebelumnya dinyatakan Tak Memenuhi Syarat (TMS) kini menjadi Memenuhi Syarat (MS).

Ini disampaikan langsung oleh Kabid Pengembangan SDM BKPSDMD Kabupaten Batanghari, Yudi Satya Nugraha.

"Dari total 294 sanggahan pelamar sudah kita jawab semua. Hasilnya ada 11 yang berubah dari TMS menjadi MS," ujarnya saat dikonfirmasi.

Selain itu, kata dia, dalam masa sanggah yang berlangsung dari 18 hingga 26 Desember lalu juga ditemukan 3 pelamar yang sebelumnya dinyatakan MS menjadi TMS.

VIDEO: Anak Deddy Dores Rela Narik Ojol, Demi Lunasi Utang Sang Ayah, Kemana Royaltinya?

Terima Kunjungan Reses DPRD Jambi, AJB Berharap Dewan Aktif Bantu Pembangunan di Sungai Penuh

Viral Wanita Ngamuk di Minimarket, Tak Terima Dipanggil Oma-oma

"Dan ini memang murni kesalahan dari verifikator berkas. Karena faktor dari kelelahan memeriksa berkas-berkas yang masuk itu hingga ribuan berkas," ungkapnya.

Yudi juga menyebut, hingga masa sanggah diumumkan, total berkas pelamar yang diverifikasi MS yakni 4.320 berkas.

"Sedangkan yang TMS ada 585 berkas," sebutnya.

Proses selanjutnya, kaya Yudi, masing-masing pelamar yang lulus bisa mencetak nomor urut tes peserta setelah 26 Desember 2019.

"Mudah-mudahan tes akan dilaksanakan di Kota Jambi perkiraannya akhir Januari 2020 atau menunggu jadwal dari BKN atau Panselnas," tambahnya.

Yudi kembali menegaskan untuk tidak menerima atau mempercayai siapapun, atau calo yang mengaku bisa meloloskan peserta dalam tes CPNS ini. Pasalnya semua proses dilaksanakan melalui online.

"Jika seandainya ada yang menawarkan untuk meluluskan bisa laporkan langsung kepada Inspektorat dan Ombudsman," pungkasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved