Kesedihan Zul Zivilia Dituntut Hukuman Seumur Hidup: "Saya Ikhlas Kalau Kamu Ninggalin Aku"
"Dengan keadaan aku seperti ini aku nggak bakalan tau keluarnya kapan. Saya takut kalau nantinya kamu nggak kuat liat keadaannya"
Mengaku Bohongi Istri
Permintaan maaf ini disampaikan Zul Zivilia saat membacakan pledoi atau nota pembelaan atas kasus narkoba yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (16/12/2019).
Zul Zivilia berbohong dengan mengatakan sudah berhenti menggunakan narkotika.
"Di kesempatan ini, saya ingin meminta maaf pada istri saya tercinta bahwa saya sudah berbohong," kata Zul Zivilia saat berada di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (16/12/2019).
Dua tahun lalu Zul meminta istrinya untuk mengantarnya menjalani rehabilitasi.
Rehabilitasi yang ia lakukan di Lido Sukabumi bisa dikatakan cukup berhasil lantaran Zul Zivilia sempat berhenti kecanduan barang haram tersebut.
• Kades di Sumsel Sengaja Tabrakkan Ford Ranger ke Tetangga, Korban Tewas, Terseret 7 Meter
"Dua tahun lalu saya sudah berniat untuk menghilangkan kecanduan saya dan meminta istri saya mengantarkan saya rehabilitasi. Alhamdulillah saya sempat direhab tapi setelah dari itu, saya tidak menggunakan lagi," katanya.
Akan tetapi setelah selesai menjalani rehabilitasi, Zul Zivilia kembali menggunakan barang haram tersebut secara diam-diam tanpa diketahui oleh sang istri.
"Tapi setelah itu saya menggunakan lagi, saya telah berbohong kepada istri saya, anak-anak saya, orang tua, sekali lagi saya minta maaf," ucapnya.
Zul Zivilia pun mengajukan pledoi atau nota pembelaan atas tuntuta kurungan penjara seumur hidup yang diberikan jaksa penuntut umum.
Ia merasa tuntutan yang jatuhkan padanya itu tak sesuai dengan fakta-fakta yang ada. Ia merasa bahwa dirinya sebagai pengguna bukanlah pengedar.

6 Anak Jadi Alasan Minta Keringanan Hukuman
Zul Zivilia meminta keringan hukuman dari majelis hakim setelah jaksa penuntut umum menuntutnya dengan hukuman penjara seumur hidup.
Punya enam orang anak, Zul ingin bisa mendapatkan keringanan hukuman demi bisa bersama-sama anaknya.
• Jokowi Blusukan Tinjau Lokasi Istana & Pusat Pemerintahan Ibu Kota Baru
"Memohon hukuman yang seringan-ringannya. Karena saya adalah tulang punggung, seorang suami dan punya 6 anak," kata Zul Zivilia saat berada di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (16/12/2019).
"Mereka juga berhak mendapatkan masa depan, kesejahteraan, dan kasih sayang seorang Ayah," tambahnya.
Zul Zivikia mengaku menyesal dan berjanji tak akan mengulangi lagi kesalahan yang ia perbuat beberapa waktu lalu.