Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Informasi Rincian Iuran BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020

erikut daftar iuran BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2020, baik Iuran Penerima Upah BPJS dan Iuran Bukan Penerima Upah BPJS.

Informasi Rincian Iuran BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020
IST
BPJS Ketenagakerjaan Gencar Sosialisasi BPJSTKU. 

TRIBUNJAMBI.COM -  Berikut daftar iuran BPJS Ketenagakerjaan  di tahun 2020, baik Iuran Penerima Upah BPJS dan Iuran Bukan Penerima Upah BPJS.

Sejak PT Jamsostek bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan).

Perusahaan dan pemberi kerja wajib mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sebagai gantinya, peserta akan memperoleh manfaat berupa perlindungan atas sejumlah risiko seperti kecelakaan kerja, PHK, kematian maupun pensiun.

Iuran BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020 nantinya dapat dicairkan oleh peserta.

Namun syarat peserta tidak lagi berstatus sebagai karyawan atau memang sedang tidak bekerja.

Aziz Muslim selaku Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung mengatakan “Program BPJS Ketenagakerjaan kita produkkan bagi seluruh masyarakat Indonesia baik pekerja formal (Penerima Upah) atau informal (Bukan Penerima Upah),” Senin (16/12/2019).

"Bedanya Penerima Upah dan Bukan Penerima Upah terletak pada Jaminan Pensiunnya, jika bukan penerima upah ia tidak ada mba," ujar Aziz (16/12/2019).

 

Setiap pekerja yang telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan secara otomatis akan mendapatkan empat manfaat.

Adapun manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan yakni Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Pensiun (JP).

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved