Gubernur Sumsel Bilang Ada Getaran Panas Bumi Bikin Harimau Muncul, Ular Kobra Keluar Sarang

Menurut Herman Deru, ia mendapat laporan jika ada sekitar 7 harimau sumatera yang saat ini berkeliaran, dan diduga karena habitatnya terganggu

Istimewa/Tribun Sumsel
Video penampakan harimau Gunung Dempo 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebenarnya getaran panas bumi seperti apa yang berimbas pada keluarnya harimau dan ular kobra?

Gubernur Sumsel Herman Deru angkat soal teror harimau di Kabupaten Lahat, dan Kota Pagar Alam yang sudah menewaskan tiga orang dan dua lainnya luka-luka.

"Soal serangan Harimau, beberapa hari lalu, saya bertemu kementerian kehutanan dan Lingkungan Hidup, termasuk saya juga berkomunikasi dengan Wako Pagar Alam. Yang jelas, kami tidak tinggal diam," kata Herman Deru disela- sela rapat Paripurna DPRD Sumsel, Jumat (13/14/2019).

Benarkah Rambut Yesus Gondrong? 7 Hal Tentang Yesus yang Tak Banyak Diketahui Orang

Yesus Lahir Tahun Berapa, Yesus Lahir di Mana?

"Saya mendengar jawaban menteri, jika harimau itu tidak keluar dalam habitatnya sendiri, tetapi ada saja oknum warga yang berkebun dihabitat itu sehingga mereka terusik. Memang diskusi itu panjang dan tidak bisa saja saya terima begitu saja," capnya.

Selain adanya gangguan dari oknum warga, keluarnya hewan buas dan menyerang warga di wilayah Sumsel itu, ternyata juga terjadi di sejumlah wilayah yang ada di Indonesia.

Tim BBKSDA Riau dan warga setempat mengecek jejak harimau sumatera yang ditemukan didekat permukiman warga Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (6/12/2019).(Dok. BBKSDA Riau)
Tim BBKSDA Riau dan warga setempat mengecek jejak harimau sumatera yang ditemukan didekat permukiman warga Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (6/12/2019).(Dok. BBKSDA Riau) (Kompas.com)

"Alasan kedua, fenomena (hewan buas serang warga dan ke pemukiman) juga terjadi di Bogor berupa ular kobra, termasuk di Riau ada harimau. Ini seperti ada getaran panas bumi," tukasnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Gerindra Budiarto Marsul meminta Gubernur Sumsel melakukan tindakan nyata, terkait ancaman harimau yang sudah menyerang warga di beberapa daerah di Sumsel khususnya kawasan Gunung Dempo.

Apalagi sudah beberapa orang menjadi korban dari serangan buas hewan tersebut.

"Ketakutan diterkam harimau di Pagar Alam dan Lahat. Karena ini sudah menyangkut kabupaten/ kota, maka provinsi Sumsel harus bertindak termasuk TNI dan Polri.

Gubernur Sumsel H Herman Deru (Baju Merah) bersama Vice CEO Kompas Gramedia Group Sentrijanto (Baju Biru) di Griya Agung Senin (26/8/2019).
Gubernur Sumsel H Herman Deru (Baju Merah) bersama Vice CEO Kompas Gramedia Group Sentrijanto (Baju Biru) di Griya Agung Senin (26/8/2019). (TRIBUNSUMSEL/SYAHRUL HIDAYAT)

Kondisi ini sudah mendesak, maka perlu tindakan dari Pemprov Sumsel," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved