Senin, 18 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ramai Parodi Skandal Garuda, Mulai Menteri hingga OVJ, Budiman Sudjatmiko: Bahan Lelucon

Tak hanya itu, di acara Mata Najwa Rabu (11/12/2019), tim Opera Van Java ( OVJ) pun ikut memparodikan skandal yang menimpa eks Dirut Garuda Indonesia

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Youtube Najwa Shihab
Budiman Sudjatmiko memberikan sindiran saat melihat video 3 Menteri dan OVJ parodikan skandal Garuda 

Ramai Parodi Skandal Garuda, Mulai Menteri hingga OVJ, Budiman Sudjatmiko: Bahan Lelucon

TRIBUNJAMBI.COM - Beberapa hari kemarin, pemerintah yang diwakili 3 Menterinya memparodikan soal skandal Harley Davidson dan Garuda Indonesia.

Salah seorang dari 3 Menteri era Jokowi itu salah satunya adalah Erick Thohir, Menteri BUMN yang memecat Dirut Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara.

Tak hanya itu, di acara Mata Najwa Rabu (11/12/2019), tim Opera Van Java ( OVJ) pun ikut memparodikan skandal yang menimpa eks Dirut Garuda Indonesia tersebut.

Menanggapi hal tersebut, politisi PDI-P Budiman Sudjatmiko memberikan tanggapan seklaigus sindirannya.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menunjukkan kepada awak media onderdil atau suku cadang motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal yang diselundupkan di pesawat baru milik Maskapai Garuda Indonesia berjenis Airbus A330-900 NEO di Jakarta, Kamis (5/11/2019).
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menunjukkan kepada awak media onderdil atau suku cadang motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal yang diselundupkan di pesawat baru milik Maskapai Garuda Indonesia berjenis Airbus A330-900 NEO di Jakarta, Kamis (5/11/2019). ((KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA))

Menurutnya, ada hal berbeda perbedaan besar antara jadi lelucon, lucu dan melucu.

Diantara ketiga kategori tersebut, menurut Budiman Sudjatmiko adalah menjadi bahan lelucon yang ditertawakan banyak orang adalh level terendah yang dimiliki seseorang tak terkecuali politisi.

"Bedakan antara jadi lelucon, lucu, dan melucu. Menurut saya, paling rendah derajatnya adalah jadi bahan leluco. Bahan ejekan kemudian diketawain banyak orang karena kekonyolannya," ujar Budiman Sudjatmiko, dilansir TribunnewsBogor.com

"Dan banyak yang jadi lelucon?" tanya Najwa Shihab penasaran.

Mendengar pertanyaan Najwa Shihab, Budiman Sudjatmiko memberikan analisisnya.

VIDEO: VIRAL Detik-detik Pasien Gangguan Jiwa Dipukul Petugas Keamanan RSJ

Sosok Suami Jeon Hye Bin Masih Dirahasiakan, Mantan Kekasih Lee Joon Gi Resmi Menikah di Bali

"Ehmm, saya kira banyak orang yang jadi lelucon sebanyak mereka gak sadar mereka jadi lelucon," jawab Budiman Sudjatmiko.

Naik tingkat di posisi kedua, adalah melucu.

"Kedua, yang naik derajat sedikit adalah melucu. Kemampuan melucu itu bagus, karena mengubah suasana tegang menjadi cair," ujar Budiman Sudjatmiko.

Salah satu politisi yang menurut Budiman Sudjatmiko bisa melucu dengan cerdas adalah Presiden ke-4 RI yakni KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

"Orang seperti Gus Dur, politisi yang mampu melucu secara cerdas," tambahnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved