Berita Sarolangun

Warga SAD Enggan Konsumsi Kapsul Obat Pemberian Rombongan WNA Korea

Warga Suku Anak Dalam (SAD) yang ada di Desa Suka jadi Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun membuang obat.

Warga SAD Enggan Konsumsi Kapsul Obat Pemberian Rombongan WNA Korea
tribunjambi/wahyu herliyanto
"Pil ini kami capak (dibuang) memag dibuang, dak do dipakek," kata Mustafa, pendamping SAD Suka Jadi. Minggu (8/12/2019). Kedatangan WNA asal Korea beberapa waktu lalu memberi obat ke warga SAD di Sarolangun. 

SAD Campakkan Kapsul Obat Pemberian Rombongan WNA Asal Korea Selatan

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Warga Suku Anak Dalam (SAD) yang ada di Desa Suka jadi Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun membuang obat yang diberikan WNA Korea Selatan.

Pasalnya, obat yang diberikan Warga Negara Asing atau WNA Korea Selatan beberapa hari belakangan,diduga ilegal.

Obat yang berjenis kapsul itu diberikan kepada warga SAD di wilayah itu.

Obat itu bertuliskan huruf Korea dan tidak diketahui kapan tanggal kedaluwarsa (expired).

Interogasi WNA Korea di Sarolangun Penuh Ketegangan, Petugas Kaget Lihat Barang

Hingga saat ini warga SAD tidak ada yang berani mengonsumsi obat itu.

Hal ini ditakutkan ada hal yang tidak diinginkan setelah mengonsumsi obat.

"Pil ini kami capak (dibuang) memag dibuang, dak do dipakek," kata Mustafa, pendamping SAD Suka Jadi. Minggu (8/12)

Katanya, atas hal itu memang ada pihak keamanan (Babinkamtibmas) memberitahu ke Tumenggung SAD bahwa jangan mengonsumsi obat pembelian WNA.

BREAKING NEWS Puluhan WNA di Hotel Abadi Sarolangun, Ternyata Terkait Suku Anak Dalam

"Akhirnya sudah dibuang di dalam lubuk (rawa). Ya, yang penting jangan dimakan, agek jadi penyakit pulak," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved