SIAPA Sebenarnya Listyo Sigit Prabowo, Kabareskrim Pilihan Idham Azis Pernah Jadi Orang Dekat Jokowi

Kabar mengenai pengisi jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal ( Kabareskrim) Polri akhirnya terjawab. Pasalnya, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis akhir

Editor: rida
Kompas.com
Listyo Sigit Prabowo 

Saat menjabat Kapolresta Surakarta itu, ia pernah menangani kasus bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah.

Pada masa ini juga ia memiliki kedekatan dengan Wali Kota Solo saat itu, Joko Widodo.

Maka, saat Presiden Joko Widodo terpilih menjadi presiden di tahun 2014, Listyo pun diangkat sebagai ajudan presiden.

Kasus Salon Kecantikan Ilegal, Ivan Gunawan Akui Buat Lipatan Mata Senilai Rp 9 Juta

MENUJU Birthday Sale 12.12 Shopee Beri 12 Promo Super, Agar Tidak Kehabisan Diskon, Simak Tips Ini

GEGER Temuan Jejak Harimau Sumatera di Dekat Pemukiman Warga, Diduga Harimau Jantan Remaja yang Lagi

Pemilik 6 Zodiak Ini Kerap Bertindak Ekstrem - Aries Balas Dendam Siapapun yang Pernah Menyakitinya

Saat itu, calon yang disodorkan Polri ke Presiden ada beberapa nama. Presiden memilih orang yang pernah "dekat" dengannya untuk memastikan kerjanya berjalan optimal, seperti dikutip dari pemberitaan Harian Kompas, 21 Oktober 2015.

Di tahun 2016, Listyo yang kala itu sudah berpangkat Brigadir Jenderal diangkat menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten.

Dua tahun kemudian ia dipromosikan menjadi menjadi Kadiv Propam Polri, menggantikan Irjen Martuani Sormin.

Kini, tugas berat telah menanti Irjen Listyo Prabowo selaku Kabareskrim, di antaranya adalah penuntasan kasus penyiraman Novel Baswedan.

Catatan untuk Kabareskrim Baru, Kontras Minta Kultur Penanganan Kasus Diperbaiki

Deputi Koordinator Kontras Feri Kusuma di Kantor Kontras, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019). (KOMPAS.com/Dian Erika )
Deputi Koordinator Kontras Feri Kusuma di Kantor Kontras, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019). (KOMPAS.com/Dian Erika ) ()

Deputi Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan ( Kontras), Feri Kusuma, memberikan catatan untuk Kepala Badan Reserse Kriminal Polri ( Kabareskrim) baru, Irjen Listyo Sigit Prabowo.

Kontras mengingatkan bahwa kepala Bareskrim merupakan ujung tombak penanganan kasus hukum di kepolisian.

"Kabareskrim ini adalah ujung tombak penanganan hukum, khususnya dalam hal penyelidikan dan penyidikan," ujar Feri dalam konferensi pers di Kantor Kontras, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).

Berkaitan dengan hal itu, Kontras mencatat temuan di lapangan saat polisi menangani kasus hukum.

Dalam laporan penyiksaan yang disusun oleh Kontras, kata Feri, sering ditemukan indikasi penyiksaan terhadap pelaku tindakan kriminal atau orang yang sedang menjalani proses hukum di kepolisian.

"Nanti teman-teman bisa kroscek ke laporan penyiksaan (yang disusun) Kontras. Misalnya ketika proses penyusunan berita acara pemeriksaan (BAP), orang yang menjalani proses hukum mengalami kekerasan dan sulit mendapatkan akses pendamping hukum," kata Feri.

Merujuk kepada kondisi ini, Kontras menyarankan ada perubahan dalam kultur penanganan kasus hukum.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved