Harimau di Pagaralam
Petani Pagaralam Lihat 7 Ekor Harimau Sekaligus, Polsek Dempo Selatan dan TNI Lakukan Evakuasi
Tak tanggung-tanggung petani tersebut melihat 7 harimau sekaligus yang sedang berkeliaran di kawasan lahan pertanian warga tersebut.
TRIBUNJAMBI.COM, PAGARALAM - Kabar petani di Pagaralam, Sumatera Selatan, melihat tujuh ekor sekaligus, beredar.
Polres Pagaralam melalui Polsek Dempo Selatan dan sejumlah anggota TNI serta pihak BKSDA melakukan giat evakuasi petani yang ada di kawasan pertanian Eks Transat Desa Meringang, Kecamatan Dempo Selatan.
Dilakukannya evakuasi sejumlah petani di kawasan tersebut menyusul adanya laporan petani yang melihat keberadaan harimau yang berkeliaran di lahan pertanian warga.
• BREAKING NEWS Fakta Baru Tubuh Perempuan di Tebo Tergantung Tali di Pintu, Unggah Pelakor di FB
• Ini Sosok Pelakor yang Diduga Pemicu, Tubuh Perempuan di Tebo Tergantung Tali di Pintu
• Penemunya Tegaskan Minyak Kutus-kutus Bukan Obat, Memang Berhasil Sembuhkan Kaki Lumpuh Tapi
Tak tanggung-tanggung petani tersebut melihat 7 harimau sekaligus yang sedang berkeliaran di kawasan lahan pertanian warga tersebut.
"Saya memang sudah mendapat kabarnya sejak Senin lalu. Untuk itu dari pada terjadi apa-apa saya lebih memilih turun ke desa dan meninggalkan sementara kebun sampai dinyatakan aman," ujarnya kepada sripoku.com saat ditemui dilokasi evakuasi Desa Meringang.
Saat ini anggota Polsek Dempo Selatan dan TNI sudah menjemput para petani yang ada di lokasi.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya serangan atau konflik antara harimau dan manusia seperti yang terjadi di kawasan Hutan Desa Tebat Benawa kemarin.

Sebelumnya, Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni sudah memberikan imbauan keras kepada petani yang berkebun di kawasan Hutan Lindung atau yang mendekati hutan lindung untuk segera meninggalkan kawasan kebun sementara waktu sampai kondisi dinyatakan aman oleh pihak terkait.
Jasad ditunggu harimau
Melansir Tribunsumsel.com, kejadian Harimau menewaskan seorang warga kembali membuat geger publik di Sumatera Selatan.
Korban bernama Yudiansyah (40) warga Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat tewas dimakan Harimau Pagaralam.
Korban ditemukan tewas dikawasan Talang Tani Desa Tebat Benawa Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam, Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh kerabanya yaitu Indrawansyah (27) saat sedang mencari keberadaan korban.
Menurut keterangan saksi, korban pergi ke kebun pada hari Senin tanggal 2 Desember 2019 pukul 08.00 WIB untuk mengambil kopi.
Namun korban tidak langsung pulang pada hari itu dan keluarga mengira korban menginap di kebun karena masih terdapat bekal di pondok kebun tersebut.
"Korban ini rencannya tidak menginap karena saat berangkat kekebun mertua korban sedang sakit," ujarnya.