Kisah Militer

Kopassus Menyamar Jadi Mahasiswa KKN, Cara Menyusup ke Wilayah Musuh untuk Baca Kekuatan Lawan

Kekuatan militer di suatu negara jika akan melancarkan operasi tempur ke salah satu target, umumnya terlebih dahulu mengirim pasukan intelijen.

Kopassus Menyamar Jadi Mahasiswa KKN, Cara Menyusup ke Wilayah Musuh untuk Baca Kekuatan Lawan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota Kopassus 

Kopassus Menyamar Jadi Mahasiswa KKN, Cara Menyusup ke Wilayah Musuh untuk Baca Kekuatan Lawan

TRIBUNJAMBI.COM - Pertempuran pasukan Kopassus di Timor Timur menjadi satu diantara kisah heroik pasukan TNI dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

Pasukan Kopassus ini diterjunkan pertama kali ke lokasi pertempuran sebelum pasukan lain datang.

Sebagai pasukan perintis, Kopassus melancarkan berbagai aksi tempur dan intelejen.

Kekuatan militer di suatu negara jika akan melancarkan operasi tempur ke salah satu target umumnya terlebih dahulu mengirim pasukan intelijen.

Kisah 19 Kopassus di Operasi Seroja 1975, Har, aku kena Tapi Bendera Merah Putih Tetap Dikerek

Membongkar Cara Kerja Sniper Kopassus, Selama Ini Tak Pernah Terungkap Sadisnya di Lapangan

Kisah Penyamaran Prajurit Kopassus. Pura-pura Mati Tidur di Tumpukan Mayat 5 Hari

Tujuan pasukan intelijen yang masuk ke daerah musuh secara diam-diam itu adalah untuk mengumpulkan informasi mengenai kekuatan tempur lawan.

Target lainnya yang diintai adalah wilayah yang akan menjadi operasi pendaratan pasukan baik dari laut maupun udara.

Mereka juga berusaha membangun kontak dengan kelompok-kelompok perlawanan setempat.

Ketika militer Indonesia (ABRI) berencana akan melakukan operasi militer ke Timor Timur (sekarang Timor Leste) demi mendukung rakyat yang mau berintegrasi dengan RI, langkah awal yang ditempuh adalah melancarkan operasi intelijen terlebih dahulu.

Demi melancarkan operasi intelijen itu, Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) mendirikan semacam markas (safe house) di Motaain, Belu, NTT.
Markas tersebut berfungsi untuk membentuk jaringan dengan kelompok-kelompok pro integrasi yang ada di Tim-Tim.

Halaman
123
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved