Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Erick Thohir Geram, Motor Harley Diduga Milik Dirut Garuda, Beri Instruksi Cari Motor Klasik

Erick menjelaskan proses penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton dilakukan secara menyeluruh.

Editor: Nani Rachmaini
Tribunnews/Abdul Majid
Erick Thohir saat di SUGBK, Senayan, Jakarta, Kamis (15/11/2018). 

Proses penyelundupan ini dilakukan secara terorganisasi dan bukan dilakukan secara individu.

Menteri BUMN ini juga menegaskan akan mencopot AA selaku Direktur Utama PT Garuda Indonesia dan akan segera mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Garuda menggantikan AA.

"Kami akan langsung tunjuk Plt," imbuh Erik

Pada hari sebelumnya, Rabu (4/12/2019), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meminta kepada semua pihak yang dirasa terlibat dalam penyelundupan barang mewah di dalam maskapai Garuda lebih baik untuk mundur daripada dicopot. 

29 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Setelah Kebakaran Hebat di Kerinci

"Kalau benar, bagaimana sebuah fasilitas negara dilakukan untuk membawa Harley."

"Ini sesuai yang saya rasa, bukan berarti saya menuduh."

"Maka dari itu, kalau memang benar silakan menggundurkan diri daripada dicopot," tegas Erick.

Hal ini ia sampaikan saat hadir dalam acara Mata Najwa, Rabu (4/12/2019).

Erick juga menerangkan, BUMN dinilai oleh masyarakat karena karakternya.

Menurutnya, jika BUMN sampai mencopot si oknum, artinya ia tidak memiliki rasa tanggung jawab.

Catat! Deretan HP Ini Tak Bisa Pakai WhatsApp Mulai 31 Desember 2019, Ini Solusi Satu-satunya!

"Saya berharap mereka mundur. Kita dinilai oleh masyarakat karena karakter."

"Kalau sampai kita harus mencopot, berarti rasa tanggung jawabnya tidak ada," ujar Erick.

Jika terbukti dalam kasus penyelundupan barang mewah itu dilakukan oleh oknum yang bekerja di Garuda, Erick meminta orang tersebut langsung mengundurkan diri tanpa harus dicopot.

Karena menurut Erick, jika kami (BUMN) harus samapai mencopot, itu berarti rasa tanggung jawabnya tidak ada.

"Saya berharap mereka mundur. Karena kita itu dinilai oleh masyarakat karena karakter kita. Kalau sampai kita harus mencopot, berarti rasa tanggung jawabnya tidak ada," ujar Erick.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved