Maruf Amin Enggan Menegur Luhut Panjaitan, "Nanti Presiden Saja"

Mundurnya Bamsoet di bursa calon ketua umum Partai Golkar ini setelah ia bertemu dengan sejumlah tokoh politik.

Maruf Amin Enggan Menegur Luhut Panjaitan,
istimewa
Luhut Binsar Pandjaitan di, Jawa Timur, Jumat (29/3/2019). Maruf Amin menegur Luhut gara-gara ini. 

Ma'ruf Amin Enggan Menegur Luhut Panjaitan, "Nanti Presiden Saja"

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengkritik penggunaan kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi oleh Menteri Luhut Binsar Pandjaitan untuk urusan partai politik.

Ma'ruf Amin menilai, pertemuan Luhut dengan kader partai Golkar di kantornya kurang tepat.

"Ya sebenarnya kalau untuk kepentingan partai tentu ya tidak boleh menggunakan kantor pemerintah," kata dia di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).

Meski demikian, Ketua MUI non aktif ini enggan menegur Luhut dan menyerahkannya kepada Presiden Jokowi.

"Ya nanti presiden saja yang menegur," tuturnya

Maruf Amin juga membantah tudingan adanya campur tangan pemerintah dalam urusan Partai Golkar.

2 Provinsi di Pulau Jawa Ini Bakal Kena Bencana Hebat, Paranormal Ini Sebut Indonesia di Akhir Tahun

"Ya itu kan pemerintah tidak melakukan intervensi. Jadi kalau masalah partai ya diserahkan kepada partai. Bagaimana mereka menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi."

"Pak Luhut itu mungkin sebagai orang Golkar, jadi penyelesaiannya dari internal masing-masing partai politik," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mundur dari bursa calon ketua umum Partai Golkar.

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved