Ada Wacana Libur PNS Ditambah Jumat, Mardani Ali Sera: "Ini Tidak Produktif"

Mardani mengingatkan kinerja PNS terfokus untuk mengabdi kepada negara. Misalnya melayani masyarakat, membuat program dan inovasi

Editor: Nani Rachmaini
(tribunnews.com/ Chaerul Umam)
Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2019). 

Ada Wacana Libur PNS Ditambah Jumat, Mardani Ali Sera: "Ini Tidak Produktif"

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Anggota Komisi II DPR fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera tak setuju wacana penambahan hari libur aparatur sipil negeri (ASN) di hari Jumat.

Menurutnya usulan tersebut tidak cerdas dan tidak produktif.

Sama halnya dengan lontaran isu pemangkasan eselon 3 dan 4 yang membuat kementerian gemuk.

"Dalam memahami reformasi birokrasi, usul saya pemerintah cerdas sedikit kenapa," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

VIDEO: Kembali Diungkit, Sarita Abdul Mukti Singgung Kisah Iblis Soal Jedun & Faisal Harris

Mardani mengingatkan kinerja PNS terfokus untuk mengabdi kepada negara.

Misalnya melayani masyarakat, membuat program dan inovasi, yang difokuskan untuk membangun negeri.

Target yang harus mereka capai adalah pembangunan berkelanjutan dalam berbagai bidang.

Mardani meminta agar pemerintah tidak perlu melempar isu yang tidak jelas.

Apalagi, isu itu muncul setelah ada wacana PNS kerja di rumah.

VIDEO: Bongkar Isi Mobile Banking Billy Syahputra, Saldonya Bikin Nikita Mirzani Terdiam

"Ini lontaran yang tidak produktif dalam memahami reformasi birokrasi," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sedang mengkaji wacana tambahan libur bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di hari Jumat.

Tambahan libur itu merupakan salah satu konsep penerapan Flexible Working Arrangement (FWA).

VIDEO LENGKAP Detik-detik Granat Asap Meledak

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Politisi PKS: Usulan PNS Libur Hari Jumat Tidak Cerdas

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved