Berita Tanjab Timur

Masuki Bulan Desember, Nelayan di Tanjab Timur Mulai Hadapi Ancaman Gelombang Tinggi Mulai

Masuki Bulan Desember, Nelayan di Tanjab Timur Mulai Hadapi Ancaman Gelombang Tinggi Mulai

Masuki Bulan Desember, Nelayan di Tanjab Timur Mulai Hadapi Ancaman Gelombang Tinggi Mulai
tribunjambi/Abdullah Usman
Masuki Bulan Desember, Nelayan di Tanjab Timur Mulai Hadapi Ancaman Gelombang Tinggi Mulai 

Masuki Bulan Desember, Nelayan di Tanjab Timur Mulai Hadapi Ancaman Gelombang Tinggi Mulai

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Memasuki bulan Desember para nelayan di pesisir Tanjung Jabung Timur mulai was was, pasalnya hingga Tiga bulan kedepan kondisi ombak kurang bersahabat.

Memasuki musim penghujan di awal bulan Desember, juga berpengaruh pada aktivitas nelayan di laut lepas.  Pasalnya hingga tiga bulan kedepan atau awal bulan Februari kondisi ombak mulai besar.

"Iya, bang Kalau udah masuk bulan 12 ni ombak mulai besar, nanti kalo udah masuk bulan 2 baru ombak agak teduh," ujar Sulai satu dari nelayan kuala jambi.

Dikatakannya pula, keadaan seperti memang sudah menjadi hal yang biasa bagi para nelayan laut. Hampir setiap tahunnya para nelayan harus dihadapi dengan perubahan musim dan perubahan tinggi gelombang.

Nelayan di Tanjab Timur saat melaut
Nelayan di Tanjab Timur saat melaut (tribunjambi/Abdullah Usman)

Ketika Bajir Rob di Kuala Tungkal Jadi Hiburan Anak-anak Nelayan

Peringatan Dini BMKG Selasa (3/12) - 233 Provinsi Potensi Hujan Petir Angin Kencang Gelombang Tinggi

VIDEO: Detik-detik Dua Anggota Garnisun Tetap I Jakarta Jadi Korban Ledakan di Monas

BREAKING NEWS: ASN Muarojambi Miliki Narkoba, Polres Gelar Jumpa Pers

"Kalau sekarang masih baru mulai, masih belum terlalu extream la. Nanti ada saatnya ombak tersebut menggila dan membuat ciut," bebernya.

Dengan kondisi tersebut, dengan hasil tangkapan sendiri tergantung dari keahlian dan pengalaman nelayan di laut. Pasalnya saat ombak tinggi posisi ikan sulit dideteksi.

"Kembali ke rezeki masing masing masinglah bang," tuturnya.

Meskipun demikian, dirinya tetap merasa was was saat sedang melaut karena dimusim saat ini perubahan angin dan gelombang dapat berubah kapan saja. Bisa biasa biasa saja hingga berpotensi bahaya. 

"Intinya tetap waspada dan jangan salah mengambil keputusan danpertimbangan," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Tanjung Jabung Timur Ibnu Hayat, saat dikonfirmasi tribunjambi.com selasa (3/12) menuturkan, terkait kondisi peralihan musim seperti saat ini dirinya meminta nelayan untuk tetap mawas diri saat berada di laut atau hendak melaut.

"Kita hanya bisa mengimbau kepada nelayan untuk berhati hati saat melaut, kalau untuk kondisi gelombang dan potensi lainnya mungkin lebih tepat BMKG yang berkomentar," ujarnya.

"Namun biasanya para nelayan di Tanjab Timur mereka sudah paham, dan tahu mengantisipasi terkait kondisi saat ini," pungkasnya.

Masuki Bulan Desember, Nelayan di Tanjab Timur Mulai Hadapi Ancaman Gelombang Tinggi Mulai  (Abdullah Usman/Tribunjambi.com)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved