RAMAI Tagar #UninstallTokopedia di Twitter, Nuraini Razak Pastikan Tokopedia Tolak Radikalisme

Tokopedia tengah menjadi perbincangan hangat di Twitter. Ajakan menghapus aplikasi e-commerce lokal itu ramai bermunculan lewat tagar

Pendiri dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya. (chip.co.id) 

TRIBUNJAMBI.COM- Tokopedia tengah menjadi perbincangan hangat di Twitter. Ajakan menghapus aplikasi e-commerce lokal itu ramai bermunculan lewat tagar #UninstallTokopedia.

Hingga Sabtu (30/11/2019) siang sekitar pukul 12.00 WIB, sudah ada lebih dari 10.000 kicauan yang mencantumkan tagar tersebut.

#UninstallTokopedia pun masuk dalam Trending Topic Twitter untuk kawasan Indonesia.

VIDEO: 2 Pengujung Arena Billiard Positif Narkoba, Puluhan Botol Miras Tanpa Izin Diamankan

BEDA Nasib Ahok dan Rizieq Shihab, Benarkah Pemerintah Pilih Kasih Hingga BTP Dapat Karpet Merah

Deret Keseruan di Joy Run 2019 Transmart Jambi, Cek Daftar Lomba dan Hadiah Besar Berikut Ini

Rupanya keramaian hashtag itu dipicu oleh konten unggahan akun @TolakBigotRI yang memperlihatkan seorang tokoh agama berbicara di panggung sebuah acara.

A
Tagar #UninstallTokopedia masuk Trending Topic Twitter untuk wilayah Indonesia pada Sabtu (30/11/2019).(KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMO)

Di latar belakang ada tulisan besar berbunyi "Tokopedia presents RiaMiranda The Seventh Annual Show".

Ria Miranda adalah salah satu merek busana muslim yang terkenal di Tokopedia.

Sementara, tokoh agama yang menjadi pembicara dalam acara tersebut oleh sebagian orang dinilai kontroversial karena memiliki pemikiran yang cenderung radikal.

Kisah Perempuan dengan 9 Kepribadian Berbeda, Bagaimana Kehiduapnnya dengan Pasangan? Mulus?

Ternyata Bukan hanya Putri Kedua Gibran Nama Lembah Manah Siswa Kelas 4 SD, Sering Diolok Olok?

Kondisi Terkini Ashanty Siang Ini, Mengaku Akibat Nekat Konsumsi Banyak Obat Diet saat Muda

Terekam Kamera, Aksi Tak Manusiawi Sang Ayah Pukul Ibunya dengan Palu, Kini jadi Buronan Polisi

Video itulah yang kemudian dipermasalahkan oleh warganet.

Mereka berpendapat bahwa Tokopedia kecolongan dengan menghadirkan sang tokoh kontroversial sebagai pembicara.

Alhasil, tagar #UninstallTokopedia pun menggelora.

Halaman
1234
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved