Breaking News:

Advertorial

Yayasan Setara dan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Menyelenggarakan ToT ISPO dan RSPO

Yayasan Setara dan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Menyelenggarakan ToT ISPO dan RSPO, Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Petani Swadaya

Istimewa
Peserta, tim Yayasan Setara Jambi berfoto bersama dengan Direktur PPHP Dirjenbun Kementan dan Kadisbun Provinsi Jambi 

Hal tersebut telah terwujud dalam berbagai skema sertifikasi baik yang bersifat sukarela (voulentery) seperti Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) dan yang bersifat wajib (mandatory) yaitu Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

"Dari semua skema setifikasi tersebut sebenarnya memiliki tujuan yang sama yakni demi mewujudkan minyak sawit berkelanjutan yang tidak hanya dari segi ekonomi tetapi juga dari segi planet
(bumi/lingkungan) maupun people (manusia)," terang Agus.

Sejak 2015, Yayasan Setara konsisten melakukan pendampingan petani sawit swadaya untuk mewujudkan sawit berkelanjutan.

Hingga November 2019, ada empat organisasi petani swadaya di Provinsi Jambi yang didampingi oleh Yayasan Setara telah berhasil memperoleh sertifikat RSPO dengan jumlah total 989 petani dengan luas kebun 1755 hektare.

"Tentu jumlah ini sangat kecil dibandingkan dengan luas total petani swadaya di Provinsi Jambi, " Ucapnya.

Sementara itu, pemerintah dalam hal ini Dinas Perkebunan Provinsi Jambi juga telah menfasilitasi pembentukan kelompok tani swadaya dan seritikasi ISPO terhadap tiga gapoktan/KUD.

"Senang sekali dapat bekerja sama dengan Yayasan Setara dalam melaksanakan ToT ini, sebagai langkah awal untuk mempersiapkan impelementasi BioCF di Jambi, dimana salah satu kegiatannya adalah meningkatkan kapasitas petani swadaya dan menfasilitasi menuju sertifikasi ISPO dan RSPO, dan bapak ibu sekalian baik FASDA ataupun penyuluh lapangan dapat berperan dalam program ini nanti terutama untuk melatih petani," pungkasnya.

Panitian pelaksana kegiatan, Ridho Iskandar, dalam laporan kegiatannya, mengatakan ToT ISPO dan RSPO petani swadaya diikuti oleh 75 anggota FASDA dan penyuluh pertanian yang berasal dari 5 kabupaten di Provinsi Jambi.

"Harapannya ke depan, anggota FASDA dan penyuluh dapat terlibat aktif dalam kerja-kerja pelatihan dan pemdapingan petani swadaya
dalam pengelolaan kebun kelapa sawit berkelanjutan," ucapnya.

Pelatihan dilakukan selama tiga hari, sejak 26-28 November 2019.

Halaman
123
Editor: Edmundus Duanto AS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved