Berita Nasional

Fadli Zon Disindir Presenter tvOne Karena Lantang Kritisi Staf Khusus Milenial: Tak Dijewer Prabowo?

Fadli Zon Disindir Presenter tvOne Karena Lantang Kritisi Staf Khusus Milenial: Tak Dijewer Prabowo?

Fadli Zon Disindir Presenter tvOne Karena Lantang Kritisi Staf Khusus Milenial: Tak Dijewer Prabowo?
Kolase Tribun Jambi
Staf Khusus Presiden Joko Widodo dan Fadli Zon 

"Jadi apa yang diucapkan tak dilaksanakan, pertama kali beliau melanggarnya sendiri  terkait tak ada efisiensi birokrasi," papar Fadli Zon.

Kakek Muklis Pengemis Asal Sungai Penuh Tepergok Bawa Rp 194 Juta di Tas, Tertangkap di Jakarta

Dituduh Kedekatannya Sarwendah dan Betrand Peto Tak Wajar, Ruben Onsu Berang dan Semprot Warganet

Adik Ahok Beberkan Rahasia Buruk Kakaknya, Fifi Bongkar Kebohongan BTP Nikahi Puput Nastiti Devi

Mendengar kritik keras Fadli Zon soal staf milenial, presenter lantas menyemprotnya.

"Anda gak dijewer sama Pak Prabowo?" tegas presenter.

Sontak pertanyaan presenter itu sempat membuat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu bingung sesaat.

Fadli Zon
Fadli Zon (YouTube/Talkshow Tv One)

"Kenapa? Saya anggota DPR yang diwajibkan mengawasi pemerintah supaya baik. Saya mewakilkan rakyat," ucap Fadli Zon seraya tertawa. 

Reaksi Fadli Zon lantas menuai tawa para narasumber lainnya. 

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat ini telah menjadi Menteri Pertahanan di Kabinet Jokowi - Maruf. 

Video Viral Perbuatan Asusila Oknum Camat Beredar, Sampai Bupati Minta Maaf ke Warga!

Lurah dan Warga Beda Pendapat, Tender Proyek PAUD di Kelurahan Pasar Muara Tembesi Terancam Batal

CATAT! 25 Instansi Pusat dan Daerah yang Membuka Pendaftaran CPNS 2019 Hingga Desember!

INI VIDEONYA:

Fadli Zon Anggap Pencitraan

Fadli Zon  menilai langkah Jokowi memilih kaum milenial sebagai staf khususnya hanya sebagai pencitraan.

"Cuma lipstik aja, pajangan aja lah itu," kata Fadli kepada wartawan di Gedung Lemhanas, Jakarta, Sabtu (23/11/2019).

Menurut Fadli Zon, seharusnya Jokowi tak hanya mencari orang-orang yang sekedar muda untuk menjadi pembantunya.

Namun, Presiden juga harus memikirkan mengenai kemampuan mereka.

"Kita mau melihat kinerja orang pada kapasitas kapabilitas, tidak melihat umur harusnya. Best of the best. Cari orang yg punya kapasitas, kapabilitas, integeritas dan tepat. Right man atau right woman in the right place," kata dia.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved