TRIBUN WIKI: Diduga Benda Sejarah Ditemukan di Samping Makam Keramat, Kini Terancam Aktivitas PETI

Penemuan benda mirip peninggalan umat Hindu yang ditemukan di Desa Demang, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun menjadi perbincangan banyak orang.

TRIBUN WIKI: Diduga Benda Sejarah Ditemukan di Samping Makam Keramat, Kini Terancam Aktivitas PETI
ist
Diduga peninggalan umat Hindu ditemukan di Desa Demang, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun. 

Diduga Benda Sejarah Ditemukan di Samping Makam Keramat, Terancam Aktivitas PETI di Sarolangun

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Penemuan benda mirip peninggalan umat Hindu yang ditemukan di Desa Demang, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun menjadi perbincangan banyak orang.

Namun, kepastian cerita sejarah tetang benda tersebut belum terungkap.

Menurut penelusuran Tribunjambi.com, di bawah benda tersebut terdapat pelataran atau teras yang panjangnya sekira dua meter dan lebar 1 meter tertutup rimbunan semak belukar. Akan tetapi tidak ditemukan tahun pembuatan ataupun tulisan yang menandakan ciri dari suatu agama. Hanya relief di dinding yang sudah usang dan berlumut.

Di sekeliling benda itu terdapat beberapa batu sungkai. Namun masyarakat setempat menyebut itu adalah makam keramat.

TRIBUN WIKI: Teka-teki Penemuan Benda Mirip Peninggalan Umat Hindu di Demang Sarolangun

Babak Belur Usai Berkelahi, Monyet Ini Pilih ke Apotek Minta Pertolongan, Kok Bisa?

Begini Hitung-hitungan Gaji Ahok per Bulan Rp 3,25 Miliar, Ternyata Lebih Tinggi dari Jokowi

Keberadaan benda itu memang sampai sekarang belum banyak yang mengetahui. Namun masyarakat sekitar hanya mengetahui bahwa di Lubuk onge--sebutan masyarakat untuk tempat penemuan benda yang mirip peninggalan umat Hindu--itu tempat makam keramat.

"Masyarakat Desa Demang belum pernah tahu keberadaan tugu. Masyarakat bilang itu makam, seperti makam keramat," kata Pahrul, sekretaris Desa Demang. Dia bilang jika di Demang tak ada warganya yang menganut agama Hindu.

Adanya makam keramat itu katanya sudah ditemukan sejak tahun 2000an silam. "Jelas bahwa ini adalah situs yang kurang perhatian dari pihak pemerintah desa dan daerah," ujarnya.

Ia berharap agar masyarakat sekitar, pemerintah dan instansi terkait berkenan untuk menggali apa sebenarnya benda yang terdapat di Desanya itu.

"Untuk menggali ini Hindu apo Budha, bisa jadi ini menjadi sejarah bagi Desa Demang," katanya.

Benda itu persis terletak di perkebunan karet di pinggir sungai Batang Limun, tak jauh dari penambangan batu dan PETI.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved