VIDEO: Belasan Gerobak dan Bangku PKL di Ancol Diangkut Satpol PP Kota Jambi, Pedagang Berlarian
Belasan PKL berusaha menyelamatkan gerobak dagangan mereka saat ditertibkan Satpol PP Kota Jambi, Kamis (21/11).
Penulis: Rohmayana | Editor: Teguh Suprayitno
VIDEO: Belasan Gerobak dan Bangku PKL di Ancol Diangkut Satpol PP Kota Jambi, Pedagang Berlarian
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Belasan PKL berusaha menyelamatkan gerobak dagangan mereka saat ditertibkan Satpol PP Kota Jambi, Kamis (21/11). Penertiban tersebut dilakukan di lokasi Tanggo Rajo, Kecamatan Pasar, atau tepatnya di kawasan Jembatan Gentala Arasy.
Dari penertiban yang dilakukan ada 14 gerobak dan 16 bangku yang diangkut oleh Satpol PP Kota Jambi, pada Kamis (21/11). Gerobak-gerobak tersebut berada di atas trotoar dan di atas drainase di kawasan Ramayana hingga kawasan Tanggo Rajo atau Ancol.
“Ya seperti kita ketahui, PKL dilarang berjualan di atas trotoar atau drainase. Terkait adanya pro kontra, kami tetap menegakkan peraturan,” kata Kabid Tantrib Satpol PP Kota Jambi, Fajri.
Saat dilakukan penertiban seorang PKL terlihat memohon kepada petugas agar jangan mengangkut gerobak dagangan rekannya. Ia beralasan, meminta menunggu rekannya datang terlebih dahulu.
• Daftar Harga Sembako di Jambi Hari Ini 22 November 2019, Harga Cabai dan Bawang Kembali Turun
• Pihak WTC Akhirnya Angkat Bicara Terkait Polemik Digadaikannya Bangunan WTC
• Daftar Harga HP Samsung terbaru 2019 - Galaxy A10s Rp 1 Jutaan, Note 9, Galaxy S10
“Pak tolong lah jangan diangkat. Itu yang punya lagi di jalan, aduh mana si wak nih lamo nian oi. Cepat lah telponin dulu,” sebut seorang ibu, sembari meminta kepada rekannya agar menghubungi pemilik gerobak nasi goreng tersebut.
Tak hanya itu, bahkan dari kejauhan beberapa PKL terlihat sibuk dan terburu-buru segera memindahkan gerobak, meja maupun atribut jualan mereka. Ini agar tak menjadi sasaran petugas. Keramaian ini sempat membuat macet jalanan di kawasan Tanggo Rajo.
Akhirnya, gerobak tersebut tak jadi diangkut. Selain dikarenakan mobil petugas yang sudah tak muat, pihak Satpol PP Kota Jambi hanya memberi imbauan dan peringatan. Penertiban yang dilakukan oleh mereka, bukan lah tanpa sebab.
Kabid Tantrib Satpol PP Kota Jambi, Fajri menyebutkan, selama ini pihaknya kerap menerima aduan dan laporan dari masyarakat yang merasa hak pejalan kaki diambil oleh para PKL.
“Jadi ibu dan bapak, kami di sini bukan asal angkat. Kami sudah berkoordinasi baik dengan pihak kecamatan, babinsa maupun bhabinkamtibmas Kecamatan Pasar. Sebab, gerobak ibu bapak ini berada di atas trotoar, dan ini menggangu pejalan kaki,” jelas Fajri, di hadapan belasan PKL.
Tak hanya itu, bahkan Fajri juga menyinggung adanya penempatan gerobak para PKL yang dainggap semrawatut di pinggiran kawasan Tanggo Rajo. Ia pun meminta agar sedianya, gerobak- gerobak tersebut dibawa pulang ke rumah.
• Harga Saham Jatuh, Rupiah Melemah di Level Rp 14.100 per Dollar, Emas Antam Turun Rp 3.000
• Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Hadiri Launching GERMAS di Tanjabtim
• Manfaat Baca Surat Al Kahfi di Hari Jumat, Keutamaan Surat Al Kahfi 110 Ayat, Ada Arab dan Latinnya
“Selain itu lihat lah, gerobak bapak ibu semrawut. Ini kita harapkan dibawa pulang, atau kalau memang di rumah tidak ada tempatnya. Silakan berkoordinasi dengan pihak kelurahan maupun kecamatan, di mana akan diletakkan gerobaknya. Jadi tidak asal taruh. Ini mengganggu keindahan,” tambah Fajri.
Fajri mengimbau jika di waktu mendatang pihaknya masih melihat gerobak para PKL masih semrawut dan berada di atas trotoar. Pihaknya tak akan segan-segan mengangkut dan memusnahkannya.
“Jadi ini sudah kita kasih tahu ya. Kita harap besok-besok tidak ada lagi, jika ada maka akan kita angkut. Diharapkan pengertian dari bapak ibu,” pungkasnya. (Rohmayana)