Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Anak Penjual Kue Asal Papua yang Jadi Stafsus Presiden

Jokowi menunjuk 7 orang milenial untuk menjadi staf khusus presiden yang bertugas untuk mengembangan inovasi-inovasi baru.

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunnews
Gracia Billy Yosaphat Membrasar 

Karena kecerdasannya, Billy kembali memperoleh beasiswa afirmasi dari pemerintah.

Ia berkesempatan untuk kuliah di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung.

3. Diundang untuk magang di Pemerintah Amerika Serikat

Billy berkemsempatan untuk berbicara di depan State Departement AS, bertemu dan berjabat tangan dengan Barrack Obama.

Siapa Sebenarnya Billy Gracia, Dari Anak Papua Penjual Kue dan Kini Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi
Siapa Sebenarnya Billy Gracia, Dari Anak Papua Penjual Kue dan Kini Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi (ist)

4. Pendiri Kitong Bisa

Kitong Bisa adalah yayasan yang memfokuskan diri pada persoalan pendidikan anak-anak Papua.

Kitong Bisa berdiri sejak 2009.

Kitong Bisa mempunyai arti 'kita bisa', dengan kata lain anak-anak Papua bisa meraih pendidikan meski berasal dari keluarga kurang mampu.

Saat ini, Kitong Bisa sudah mengoperasikan sembilan pusat pendidikan di Papua dan Papua Barat.

Dengan jumlah relawan sebanyak 158 yang mengajar sekira 1.100 anak.

Dana dari yayasan tersebut bersumber dari dua anak perusahaan yakni Kitong Bisa Consulting dan Kitong Bisa Enterprise.

Berkat aktivitasnya di yayasan Kitong Bisa, Billy dapat menempuh pendidikan lanjutan dengan beasiswa, yakni di Australian National University dan Oxford University di Inggris.

Spoiler Boruto Episode 133 24 November 2019, Jiraiya Kenali Sasuke, Serangan Dahsyat Urashiki

Malangnya AKBP Benny Alamsyah, Ditegur Karena Foto Bareng Vitalia Sesha hingga Terjerat Narkoba

5. Pengalaman yang luas di bidang sosial

Dikutip dari Linkedin, Billy memiliki pengalaman yang luas dalam mengelola pemenuhan sosial untuk sektor publik dan swasta, sehingga berdampak positif bagi warga negara dan komunitas lokal.

Saat ini, Billy sedang memberi saran kepada (British Petroleum) BP sebuah perusahaan minyak bumi yang bermarkas di London, tentang rencana keberlanjutan sosial dan perlindungan sehubungan dengan Proyek 8 miliar USD di Provinsi Papua Barat, Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved