Berita Tanjab Barat

Ada 207 Penderita DBD dan DSS Selama Januari 2019, Kecamatan Tungkal Ilir, Wilayah Endemis

Ada 207 Penderita DBD dan DSS Selama Januari 2019, Kecamatan Tungkal Ilir, Wilayah Endemis

Ada 207 Penderita DBD dan DSS Selama Januari 2019, Kecamatan Tungkal Ilir, Wilayah Endemis
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Ada 207 Penderita DBD dan DSS Selama Januari 2019, Kecamatan Tungkal Ilir, Wilayah Endemis 

Ada 207 Penderita DBD dan DSS Selama Januari 2019, Kecamatan Tungkal Ilir, Wilayah Endemis

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) mencatat dari Januari hingga pertengahan Nopember 2019, 207 warga terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Dengue Shock Syndrome (DSS).

Jumlah tersebut didapat dinas kesehatan dari laporan 16 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Tanjab Barat. Dari kecamatan yang ada, Kecamatan Tungkal Ilir masih dikategorikan wilayah endemis.

Kabid P2P Dinkes Tanjab Barat dr Johanes melalui Kasi P2PM Ermadayanti mengungkapkan, dari ratusan penderita laporan dari Puskesmas yang ada, untuk Oktober paling banyak penderita yang ditemukan.

Musim Penghujan, Fasha Ajak Warga Perangi DBD, Instruksikan Lurah, Camat dan Dinkes Lakukan Fogging

Masuki Musim Hujan, Dinas Kesehatan Muarojambi Imbau Warga Waspadai DBD

Seorang dari 35 Peserta Latsar CPNS di Bungo Tidak Lulus, Ini Penjelasan BKPSDM

"Untuk bulan Oktober saja ada 45 penderita," ungkap Ermadayanti, Rabu (20/11/2019).

Ermadayanti menyebutkan Kecamatan Tungkal Ilir masih dikategorikan wilayah Endemis.

"Selain itu juga, wilayah Kecamatan Bram Itam dan Betara yang patut waspada akan DBD ini," katanya.

Sebelum adanya Penderita DBD maupun DSS akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, Ermadayanti mengakui Dinkes Tanjab Barat melalui Fasilitas Kesehatan seperti Puskesmas sudah gencar melakukan sosialisasi secara mobile memberitahukan kepada warga untuk mewaspadai DBD.

Kopda Herliansyah Dipukuli Ketika Keluar dari Kantin, Kesaksian 4 Anggota TNI di Sidang Kasus SMB

Jadwal Semifinal Liga 2 2019 Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC dan Persik Vs Persiraja

Fachrori Serahkan DIPA & TKDD Tahun 2020, Alokasi Anggaran Peningkatan SDM & Perlindungan Masyarakat

"Khususnya saat memasuki musim hujan seperti saat ini kita melakukan sosialisasi secara mobile untuk waspadai DBD," ujarnya.

Sehubungan dengan Pemberantasan sarang nyamuk, hal ini kata Ermadayanti, tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kesehatan saja.

Tetapi Dinkes juga membutuhkan bantuan warga masyarakat yang turut andil membantu pemberantasan sarang nyamuk tersebut.

"Misalnya dengan melaksanakan kegiatan gotong royong, pemberian bubuk abate yang bisa didapatkan di Puskesmas di wilayah masing-masing," katanya.

Memang sambung Ermadyanti, sejumlah penderita yang ditemukan bukan semuanya asli warga Tanjab Barat. Kendati demikian kewaspadaan dan kebersihan lingkungan merupakan tanggungjawab bersama.

Ada 207 Penderita DBD dan DSS Selama Januari 2019, Kecamatan Tungkal Ilir, Wilayah Endemis (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved