Masuki Musim Hujan, Dinas Kesehatan Muarojambi Imbau Warga Waspadai DBD

Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi terus memberikan imbauan kepada masyarakat Kabupaten Muarojambi untuk waspada terhadap sebaran penyakit DBD.

Masuki Musim Hujan, Dinas Kesehatan Muarojambi Imbau Warga Waspadai DBD
Tribunjambi/Samsul Bahri
Afifudin, Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi. 

Masuki Musim Hujan, Dinas Kesehatan Muarojambi Imbau Warga Waspadai DBD

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi terus memberikan imbauan kepada masyarakat Kabupaten Muarojambi untuk waspada terhadap sebaran penyakit demam berdarah.

Hal ini disampaikan oleh Afifudin, Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya tidak hanya melakukan monitoring di setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Muarojambi, namun pihaknya sudah menggerakkan kader-kader Jumantik untuk melakukan survey jentik.

"Karena ini sudah memasuki musim hujan, jadi secara umum memang penyakit demam berdarah yang harus di waspadai. Ini sudah tersebar di seluruh kecamatan, makanya kita juga sudah minta kader-kader untuk lakukan survei berkala," ujarnya.

Berebut Perahu Gerindra, Mashuri Merapat, Isman Klaim Dukungan hingga 50 Persen

KPID Jambi Gelar Acara Masyarakat Peduli Siaran Sehat di SMA Kuala Tungkal

SAD 113 Menduga PT BSU Lepas 3.700 Ha Lahan di Luar HGU, Pemkab Batanghari Diminta Turun

Lebih lanjut Ia menyebutkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kepala puskesmas dan aparut kecamatan untuk mencegah penyebaran nyamuk penyebab penyakit demam berdarah.

Tidak hanya itu, kata Afifudin untuk pencegahan ini pihaknya sudah berkoodinasi dengan pihak Kecamatan hingga kepala desa yang ada di Kabupaten Muarojambi. Setiap orang yang memiliki gejala sakit seperti demam berdarah diharapkan untuk segera dibawa ke dokter atau puskesmas.

"Kita juga sudah lakukan pembagian larva sida, pembagian ke rumah tangga, ke kader, terutama di sekitar wilayah yang ada kasus. Setia ada laporan kasus kita langsung turun ke lapangan, di situ di pastikan memang ada maka kita lihat kondisi air di sana, kali bersih kita kasih larva sida, kalo ada jentik kita sarankan untuk langsung di kuras," sebutnya.

"Jadi kita minta untuk masyarakat bersihkan lingkungan sekitar rumah, barang penampung ari itu di timbun, kemudian di tempat mandi, atau kamar mandi itu airnya benar-benar dilihat. Bisa ke puskesmas untuk minta larva sida," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved