Penipuan CPNS Tanjab Timur

BREAKING NEWS Nama Kabid BKPSDM Tanjabtim Dicatut Oknum, Minta Uang untuk Syarat Lolos CPNS

Hati-hati dengan ulah oknum yang mencari keuntungan saat seleksi CPNS. Di Tanjabtim nama salah satu Kabid di BKPSDM dicatut bisa meloloskan CPNS.

BREAKING NEWS Nama Kabid BKPSDM Tanjabtim Dicatut Oknum, Minta Uang untuk Syarat Lolos CPNS
Tribunjambi/Abdullah Usman
Angga Hari Kabid di BKPSDM menunjukkan bukti bahwa namanya dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab yang menjanjikan bisa meloloskan peserta CPNS di Tanjab Timur. 

BREAKING NEWS Nama Kabid BKPSDM Tanjabtim Dicatut Oknum, Minta Uang untuk Syarat Lolos CPNS

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Hati-hati dengan ulah oknum yang mencari keuntungan saat seleksi CPNS. Di Tanjab Timur nama salah satu Kabid di BKPSDM dicatut dengan modus membantu dan meminta uang

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, Selasa (19/11). Sepekan berjalan penerimaan CPNS di Tanjab Timur mulai tercoreng oleh ulah oknum yang mencari keuntungan.

Kali ini pencatutan nama menimpa salah satu Kabid di BKPSDM Angga Hari. Kepada Tribunjambi.com Angga menuturkan kejadian tersebut berawal dari laporan salah satu peserta CPNS yang kenal dengannya.

"Peserta CPNS tersebut menanyakan ke saya perihal tersebut. Setelah dicek dapat dipastikan hal tersebut merupakan ulah oknum yang sengaja mencatut nama saya," ujarnya.

"Selain itu saya juga sudah memiliki bukti rekaman suara, dan screenshot percakapan pelaku dan korban," jelas Angga.

Nama Apif Firmansyah Disebut Ikut Beri Uang Suap Bersama Zumi Zola

BREAKING NEWS Satlantas, Jasa Raharja dan Samsat Lakukan Razia Gabungan di Sengeti

VIDEO: Detik-detik SMK Yadika 6 Bekasi Habis Terbakar, Ratusan Siswa Masih Dalam Kelas, 14 Terluka

Dalam bukti chat pelaku dan korban, pelaku juga meminta sejumlah uang sebagai bentuk kerjasama beserta nomor rekening pelaku, nama rekening tersebut bertuliskan nama Firdaus. Meski jumlah uang yang diminta belum diketahui.

Selain itu dalam rekaman pelaku merayu korban untuk dapat dibantu lulus dalam seleksi CPNS untuk program honorer k2. Padahal di Tanjab Timur tidak buka rekrutmen CPNS dari k2.

Dikatakannya pula, kejadian tersebut terjadi tepat dua hari yang lalu. Pelaku yang belum diketahui siapa orangnya tersebut sengaja menggunakan foto wajahnya untuk digunakan sebagai foto profil kontaknya.

"Sengaja foto saya saat wawancara yang diduga diambil dari google dijadikan foto profil Whatsapp pelaku, guna untuk meyakinkan korbannya," tuturnya.

Dirinya berharap bagi peserta CPNS lainnya, untuk tetap waspada terkait hal-hal percaloan ataupun dengan modus apapun. Terutama dengan modus pencatutan nama pejabat ataupun pihak terkait.

"Pastikan dan percaya diri dengan usaha dan kemampuan," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved