Kabid Infokom Diskominfo Muarojambi Terseret Kasus Narkoba, Atasan Kaget Karena Pelaku Rajin Ibadah

M Rusdi yang diamankan oleh Satresnarkoba Polres Muarojambi, Kamis (14/11) kemarin diketahui merupakan seorang ASN.

Kabid Infokom Diskominfo Muarojambi Terseret Kasus Narkoba, Atasan Kaget Karena Pelaku Rajin Ibadah
kompas.com
ilustrasi sabu 

Kabid Infokom Kominfo Muarojambi Terseret Kasus Narkoba, Atasan Kaget Karena Pelaku Rajin Ibadah

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-M Rusdi yang diamankan oleh Satresnarkoba Polres Muarojambi, Kamis (14/11) kemarin diketahui merupakan seorang ASN yang menjabat sebagai Kepala Bidang Infokom di Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Muarojambi.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Muarojambi, Deswir. Ia sendiri tidak menyangka bahwa yang tertangkap tersebut adalah bawahannya. Di mata Deswir, M Rusdi adalah sosok yang rajin ke kantor.

"Iya dia benar kerja di kantor kita dan menjabat sebagai Kabid Infokom di Dinas Kominfo Muarojambi. Tidak nyangka kita kalau dia bisa terlibat narkoba, karena orangnya rajin kerja, ibadah juga," sebutnya.

Kader Demokrat Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, M Nasir Malah Tak Hadir, Sengaja?

Anggota Polres Kerinci dan PNS Kejaksaan Muarojambi Ditangkap BNN, Tak Berkutik di Ruang Karaoke

BNN Provinsi Jambi dan Kota Jambi Razia Tempat Hiburan Malam, 13 Orang Ditangkap Usai Pesta Ineks

Sebelumnya diberitakan bahwa M Rusdi (41) ditangkap oleh Satresnarkoba di kediaman pelaku lainnya yaitu Yusri Fauzan di RT. 14 Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi.

Dalam penangkapan ini, tiga orang yaitu Yusri (43), M Rusd (41) dan Lasdianto (32) diamankan beserta tujuh paket diduga sabu dengan berat 2.42 gram bruto. Tidak hanya itu, satu bal plastik klip kosong, satu buah timbangan digital, satu buah kaca pirek dan jarum turut diamankan.

Saat ditanya soal status M Rusdi sebagai ASN, Deswir menyebut akan mengikuti proses hukum dan juga aturan kepegawaian. Sementara untuk kelanjutannya, kata Deswir pihak BKD lah yang memiliki kewenangan.

"Untuk statusnya sebagai ASN itu ada aturan di BKD, dengan kejadian ini kita harapkan tidak ada lagi ASN yang terlibat khususnya yang di Kominfo. Ini pelajaran kita bersama untuk menjauhi narkoba," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved