Ahok Jadi Bos BUMN Terganjal Status Mantan Napi? Ini Kata Politikus PDI Perjuangan & Arya Sinulingga

Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga merespons pernyataan Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan.

Ahok Jadi Bos BUMN Terganjal Status Mantan Napi? Ini Kata Politikus PDI Perjuangan & Arya Sinulingga
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok digadang jadi bos BUMN. Statusnya sebagai mantan narapidana kasus penistaan agama mulai dipersoalkan. 

Ahok Jadi Bos BUMN Terganjal Status Mantan Napi? Ini Kata Politikus PDI Perjuangan & Arya Sinulingga

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga merespons pernyataan Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan.

Syarief mengatakan mengangkat pejabat publik harus mempertimbangkan banyak faktor, satu diantaranya yakni behavior atau perilaku.

Syarief mencontohkan Komisi Pemilihan Umum yang memperhatikan keinginan masyarakat dalam menyelenggarakan Pemilu. KPU melarang eks Narapidan koruptor maju sebagai Caleg.

Mau Izin Menikah di Usia 14 Tahun, Kelakuan Ayahnya Malah Bikin Miris, Perkosa Anaknya 9 Kali

Seharusnya dalam menarik orang bergabung dengan perusahaan negara juga memperhatikan hal hal tersebut.

"Kalau saja Pilkada diberlakukan demikian, itu menjadi contoh bahwa KPU sangat memperhatikan faktor-faktor yang mendapatkan perhatian dari masyarakat," katanya.

Ucapannya terkait Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang rencananya akan diajak masuk mengurus BUMN.

Namun dibantah Eriko Sotarduga.

Live Streaming Djarum Sirkuit Nasional 2019, Atlet Cantik Asal Jambi Lolos Perempat Final

"Kalau boleh saya ingatkan Pak Ahok itu bukan (mantan) napi berkaitan dengan korupsi atau keuangan, beliau kan berkaitan dengan persoalan masa lalu, agama, SARA begitu, nah ini tentunya ada penjelasan lebih lanjut dari sektor hukumnya," kata Eriko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Menurut Eriko, sosok Ahok memiliki integritas dan wajar jika diberi kesempatan menjadi bos BUMN.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved