Tiga Desa Dianggap Rawan, Dinas PMD Kerjasama dengan Kepolisian dan TNI

Tiga desa yang mengikuti pelaksanaan Pilkades serentak Senin (11/11) ini disebut-sebut sebagai daerah rawan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas

Tiga Desa Dianggap Rawan, Dinas PMD Kerjasama dengan Kepolisian dan TNI
Tribunjambi/Samsul Bahri
2,5 Persen Suarat Suara Cadangan, Antisipasi Surat Suara Rusak di Pilkades Serentak Muarojambi 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Tiga desa yang mengikuti pelaksanaan Pilkades serentak Senin (11/11) ini disebut-sebut sebagai daerah rawan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Muarojambi, Raden Najmi, Minggu (10/11).

Ia menyebutkan, tiga desa tersebut memiliki pandangan tersendiri. Misalnya di Desa Tunas Mudo yang dianggap rawan karena adanya duel incumbent dari calon kepala desa.

"Untuk yang dianggap rawan itu ada tiga desa kalau kita lihat. Itu di Desa Tunas Mudo, Desa Tanjung Pauh 32 Kecamatan Mestong dan Desa Kasang Pudak," ujarnya.

Lebih lanjut soal Desa Tanjung Pauh 32 Kecamatan Mestong dianggap rawan karena dari informasi yang diterima ada terjadi gesekan antara tim sukses calon kepala desa satu dengan tim sukses calon kepala desa lainnya.

"Ya wajar sebenarnya ada main panas-panaslah timses satu dengan timses calon lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Raden Najmi, untuk pengamanan pelaksanaan Pilkades ini pihaknya telah bekerjasama dengan pihak kepolisian. Dalam kesempatan ini, Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat, timses calon dan calon kepala desa untuk menjaga keamanan Pilkades.

"Kita sudah kerjasama dengan pihak kepolisian, TNI juga untuk dapat membantu mengamankan situasi dan kondisi Pilkades ini," pungkasnya.

Surat suara cadangan

Dinas PMD sebagai Panitia Kabupaten dalam pelaksanaan Pilkades serentak juga telah menyiapkan surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah DPT.

Dikatakan Raden Najmi surat suara cadangan tersebut digunakan jika nantinya ada kerusakan pada surat suara yang telah di siapkan.

"Jadi surat cadangan yang disiapkan itu bukan untuk pemilih yang tidak punya e KTP. Tapi cadangan kalau-kalau ada surat suara yang rusak. Rusaknya seperti apa, ya misal kalau kena air atau sobek," pungkasnya.

Raden Najmi menambahkan, nantinya Bupati Muarojambi, Masnah Busro akan meninjau pelaksanaan Pilkades di tiga Desa. Adapun desa tersebut yakni Desa Pudak, Desa Kasang Lopak Alai dan desa Kasang Pudak.

Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno juga akan meninjau ke Desa Pematang Gajah dan Desa Ness Muhajirin.

"Bupati dan Wabup juga akan meninjau pelaksanaan ini. Jadi kita di sini juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan dan pasca pelaksanaan," ucapnya.

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved