Setelah Lama Mangkarak, Terminal Sijenjang Jambi Akan Kembali Beroperasi, Desember Mulai Uji Coba

Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perhubungan akan kembali mengoperasikan Terminal Sijenjang Kota Jambi.

Setelah Lama Mangkarak, Terminal Sijenjang Jambi Akan Kembali Beroperasi, Desember Mulai Uji Coba
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Kepala Bidang Perhubungan Darat dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi Wing Gunaryadi 

Setelah Lama Mangkarak, Terminal Sijenjang Kota Jambi Akan Kembali Beroperasi, Desember Mulai Uji Coba

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perhubungan akan kembali mengoperasikan Terminal Sijenjang Kota Jambi. Mobil angkutan umum antar Kabupaten dari arah Tanjung Jabung Timur menuju Kota Jambi maupun sebaliknya diwajibkan masuk dalam terminal.

Uji coba operasional terminal Sijenjang akan dimulai pada bulan Desember 2019 mendatang. Saat ini pihak Dishub tengah melakukan sosialisasi kepada para supir angkutan umum.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub Provinsi Jambi, Wing Gunariyadi menyebut, pengoperasian terminal milik Pemprov Jambi tersebut menyusul keluarnya Perda retribusi nomor 8 tahun 2019 tentang jasa usaha.

"Kita buat dulu regulasi operasionalnya, Desember ini kita ujicoba sementara, mungkin sekitar seminggu, kemudian operasioanal fullnya tahun depan," kata Wing.

4 Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk Satpol PP, Ditemukan di Kos-kosan dan Tempat Karaoke Bungo

Warga Bungo Temukan Parjiman Tergantung di Kebun Karet, Polisi Menduga Korban Bunuh Diri

HASIL LIGA 1 2019 - Debut Aji Santoso, Persebaya Tahan Imbang PS Tira Persikabo 2-2

Dilanjutkan Wing, kedepan pihaknya juga akan mengajukan penambahan personel untuk ditempatkan di terminal tersebut.

"Anggotanya secara bertahap kita mintalah, karena akan dilihat juga kendaraannya sampai Jam berapa di situ, kalau full sampai malam otomatis kan pakai shift," sebutnya.

Selain itu, dikatakan Wing untuk fasilitas secara betahap pun akan dibenahi, seperti papan nama terminal dan lain-lain. Untuk anggaran rehab terminal sendiri telah diajukan untuk dibangun di tahun 2020.

Bahkan kata Wing akan dibentuk UPTD sendiri yang akan mengelola terminal tersebut. "UPTD nya sudah disahkan Pergubnya oleh Pak Gubernur tinggal dilantik orangnya. Nanti namanya UPTD Sarana Prasarana, akan mengelola terminal, Bus Trans Siginjai, kemudian labuh," jelasnya.

Untuk biaya retribusi terminal sendiri disebutkan Wing sebesar Rp 2.000 perkendaraan sekali masuk terminal.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved