Hanya Ikut Kata Massa, Sudarjo dan Anaknya Tak Tahu Kenapa Harus Bawa Bambu Runcing ke Kantor WKS

Sudarjo bersama anaknya Suratno dan temannya Ngadimin mendadak diajak orang-orang berhelm dan bermotor untuk ke kantor SMB.

Hanya Ikut Kata Massa, Sudarjo dan Anaknya Tak Tahu Kenapa Harus Bawa Bambu Runcing ke Kantor WKS
Tribunjambi/Jaka HB
Sudarjo bersama anaknya Suratno dan Ngadimin temannya menjalani sidang di PN Jambi, terkait kasus pengerusakan kantor WKS oleh kelompok SMB. 

Hanya Ikut Kata Massa, Sudarjo dan Anaknya Tak Tahu Kenapa Harus Bawa Bambu Runcing ke Kantor WKS

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sudarjo bersama anaknya Suratno dan temannya Ngadimin mendadak diajak orang-orang berhelm dan bermotor untuk ke kantor SMB (Serikat Mandiri Batanghari). Mereka tahu pasti siapa saja orang itu. Mereka menduga rombongan itu juga anggota SMB.

Lantas dia pergi ke kantor SMB. Sudah ramai, lebih dari 100 orang ada di sana. Banyak suara-suara yang suruh dia dan dua orang bersamanya untuk pergi ke kantor WKS. Jika tak bawa apa-apa disuruh bawa bambu runcing.

Suara-suara itu begitu ramai. Dia baru 8 bulan gabung dengan SMB dan pindah ke sana. Lantas tak kenal suara siapa saja di situ. Instruksi langsung dari ketua umum Muslim pun tak ada. Hanya ikut-ikutan.

Namun setelah itu mereka bertiga pergi ikut rombongan namun tak sampai ke dalam areal kejadian. Mereka hanya duduk di simpang. Tidak masuk ke tempat kejadian dan tempat kejadian juga tak tampak dari simpang itu.

Ini Daftar Buku Best Seller Gramedia Jambi Oktober 2019, Ada KKN di Desa Penari

Ini 19 Titik Banjir di Kota Jambi, Pemkot Lakukan Ini untuk Bebaskan Kota Jambi dari Banjir

Kecelakaan di Sungai Bernas, Supir Truk Tewas Ditempat Setelah Mobil Terpersok dan Tabrak Tebing

Suratno mengatakan rombongan baru keluar areal kantor WKS jam 16.30 WIB. Dia tidak melihat ada yang membawa barang elektronik dari dalam atau tidak.

"Lalu ngapain bawa-bawa bambu runcing?" tanya Zuhdi selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan suara meninggi.

Suratno mengaku juga tak tahu. Massa bersuasa begitu jadi dia dan bapaknya mengikuti saja.

Partono selaku hakim ketua majelis mengatakan sidang ditunda sampai Rabu depan.(Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved