Sabu 1 Kg Ditemukan di Belakang Masjid Agung Jambi, Tertutup Ikan Asin Dalam Sangkek Asoy

Satresnarkoba berhasil mengamankan satu paket besar narkotika jenis sabu seberat 1,05 kilogram di pekarangan Masjid Agung Al-Falah, Kota Jambi.

Sabu 1 Kg Ditemukan di Belakang Masjid Agung Jambi, Tertutup Ikan Asin Dalam Sangkek Asoy
Tribunjambi/Fadly
Satresnarkoba berhasil mengamankan satu paket besar narkotika jenis sabu seberat 1,05 kilogram di pekarangan Masjid Agung Al-Falah, Kota Jambi pada hari Minggu (13/10) lalu. 

Sabu 1 Kg Ditemukan di Belakang Masjid Agung Jambi, Tertutup Ikan Asin Dalam Sangkek Asoy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengamankan satu paket besar narkotika jenis sabu seberat 1.050 gram atau 1,05 kilogram di pekarangan Masjid Agung Al-Falah, Kota Jambi pada hari Minggu (13/10) lalu.

Paket tersebut, berhasil diamankan dari tangan pelaku yakni Bayu Candra (28) warga Riau, saat ingin melakukan transaksi jual-beli.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Christian mengatakan modus pelaku membawa sabu dengan menggunakan asoy berwarna merah yang ditutupi dengan satu bungkus ikan teri, satu bungkus ikan teri asap dan satu bungkus cumi kering.

"Saat kita lakukan pemeriksaan dan penggeledahan ternyata di balik bungkus ikan teri dan cumi itu ada satu bungkus sabu berukuran besar. Kemudian, pelaku langsung kita amankan," ujarnya, Senin (4/11).

PAD Perkim Muarojambi Over, Kebijakan Pusat Jumlah Bangunan Perumahan akan Berkurang

MTQ Tingkat Provinsi Jambi ke 49, Target Tanjab Timur Inginkan Pertahankan Gelar Juara

KAKEK Laporkan Cucu ke Polisi Karena Curi Mobil Mercedes Bens, Niat Beri Pelajaran Lalu Merasa Iba

Dijelaskan Dover, pelaku yang diamankan hanya sebagai kurir dari barang haram milik Inisial R yang saat ini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polresta Jambi. "Pelaku dijanjikan uang sebesar Rp5 juta rupiah setelah transaksi selesai," sebutnya.

Menurut pengakuan pelaku, dirinya baru pertama kali menjadi kurir sabu. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki kebenaran dari pengakuan pelaku. "Katanya baru satu kali, tapi kita selidiki lagi," tandas Kapolresta.

Pelaku melanggar pasal 112 ayat 2 atau 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika jenis sabu dengan ancaman minimal hukuman 6 tahun, maksimal 20 tahun atau hukuman penjara seumur hidup.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved