Berita Sarolangun

Bangunan tak Berdinding, Ponpes Pecandu Narkoba di Sarolangun, Minta Perhatian Pemkab

Bangunan tak Berdinding, Ponpes Pecandu Narkoba di Sarolangun, Minta Perhatian Pemkab

Bangunan tak Berdinding, Ponpes Pecandu Narkoba di Sarolangun, Minta Perhatian Pemkab
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Bangunan tak Berdinding, Ponpes Pecandu Narkoba di Sarolangun, Minta Perhatian Pemkab 

Bangunan tak Berdinding, Ponpes Pecandu Narkoba di Sarolangun, Minta Perhatian Pemkab

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pondok pesantren (Ponpes) Rehabilitasi Narkoba "Attaubah" Sarolangun, berdiri di atas bangunan dengan apa adanya.

Bahkan Ponpes yang menangani para pecandu narkoba tersebut, sepertinya terlihat tidak layak. Meski berdiri di bangunan kayu dan tanpa dinding, pondok ini tetap melayani pasien.

Ahmad, pengurus Ponpes mengaku banyak sekali kesulitan yang dihadapinya jika mendapat murid atau para pecandu narkoba saat mengurusnya.

Sebab, di bawah bangunan yang darurat itu, ia dan pasiennya harus merasakan dinginnya malam dan tidur tanpa kasur dan selimut.

Bisa Sembuh Total, Ahmad Dirikan Pondok Pesantren Khusus Pecandu Narkoba di Kabupaten Sarolangun
Bisa Sembuh Total, Ahmad Dirikan Pondok Pesantren Khusus Pecandu Narkoba di Kabupaten Sarolangun (Tribunjambi/Wahyu Herliyanto)

"Ya, terutama masalah tempat yang sangat darurat ini. Apalagi kalau ada hujan, angin, petir dan dinding dak ada. Yang kedua, penjaganya saya sendiri, karena dari awal sampai tidur itu sama saya selama 3 hari 3 malam rehab," bebernya.

Menurutnya, tidak sedikit jika pasien juga mengeluhkan soal biaya yang dikeluarkan untuk rehabilitasi.

"Ya, biaya makan istilahnya, itu Rp 500 ribu tiga hari tiga malam, tapi kalau orang itu minta tolong dan jika kita ada ya kita bantu," katanya

Disamping ia mengurus para pecandu narkoba, untuk menambah penghasilannya Ahmad memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk bertani bersama para eks pecandu narkoba.

15 Tahun Jadi Pecandu Narkoba, Kini Ucok Mulai Berubah dan Pilih Bertani di Sarolangun

Bisa Sembuh Total, Ahmad Dirikan Pondok Pesantren Khusus Pecandu Narkoba di Kabupaten Sarolangun

UPDATE Kabar Pendaki yang Hilang di Gunung Dempo, 2 Korban dalam Proses Evakuasi

SUAMI Istri Tewas Tergantung Diduga Korban Pembunuhan Bukan Bunuh Diri

"Ya, ada lahan sedikit untuk dia (pecandu) bisa berubah. Saya juga membuat marning (jagung kering) untuk dijual lagi sama pengepul untuk dibuat jajanan," bebernya.

Dengan segala keterbatasan tersebut, ia sangat berharap sekali kepada pemerintah daerah Sarolangun untuk bisa bekerjasama memberantas dan memangkas para pecandu narkoba.

"Ya, saya tidak berharap banyak, yang penting saya bisa membuat anak-anak/murid pecandu narkoba saya nyaman di tempat ini dengan bangunan yang lebih layak," tuturnya.

Bangunan tak Berdinding, Ponpes Pecandu Narkoba di Sarolangun, Minta Perhatian Pemkab (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved