Siapa Sebenarnya Iwan Bule? Pernah Perintah Tembak di Tempat Begal, Tampar Bawahan karena Botol

Komjen Mochamad Iriawan atau yang biasa dipanggil Iwan Bule terpilih sebagai Ketua Umum PSSI yang baru untuk masa Bakti 2019-2023

Editor: Nani Rachmaini
Twitter Mochamad Iriawan (iwan Bule)
Mochamad Iriawan terpilih Ketum PSSI 2019-2023. 

Ia menjadi garda terdepan pengamanan Jakarta yang sedang menggelar hajatan Pilgub DKI 2017.

PROFILE Iwan Bule Ketua Umum PSSI periode 2019-2023, Tangani Kasus Pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen

Di bidang sepak bola, Iriawan masuk ke dalam jajaran direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Pada tanggal 18 Juni 2018, Mochamad Iriawan dilantik oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo menjadi Penjabat Gubernur Jawa Barat menggantikan Iwa Karniwa hingga 5 september 2018.

Komjen Pol Mochamad Iriawan atau Iwan Bule saat menghadiri seleksi pesepakbola muda yang akan diberangkatkan ke Spanyol oleh Vamous Indonesia di Lapangan C, GBK, Jakarta, Jumat (28/6/2019). Tribunnews/Abdul Majid
Komjen Pol Mochamad Iriawan atau Iwan Bule saat menghadiri seleksi pesepakbola muda yang akan diberangkatkan ke Spanyol oleh Vamous Indonesia di Lapangan C, GBK, Jakarta, Jumat (28/6/2019). Tribunnews/Abdul Majid (tribunnews.com/abdul majid)

Dikutip dari BangkaPost, Iwan merupakan atasan yang cukup tegas dalam menjalankan tugasnya.

Pernah saat dia masih menjabat sebagai Kapolda Jabar, ketika di sela apel siaga pasukan pengamanan Konferensi Asia Afrika, di Lapangan Gasibu, 14 April 2015, misalnya, dia pernah menampar dua anggota satuan Sabhara.

Hal itu bermula ketika Mochamad Iriawan menemukan sampah bekas botol minuman berserakan di dalam mobil patroli kedua petugas tersebut.

"Mobil ini dibeli lewat pajak rakyat, masak kalian merawatnya saja tidak bisa," ujar Mochamad Iriawan saat itu.

TERTANGKAP Kasus Narkoba, Raffi Ahmad Beruntung Dapat Papa Angkat Seorang Perwira Polisi

Lalu ketika menangani geng motor, Mochamad Iriawan memerintahkan jajarannya untuk melakukan tembak di tempat.

"Bila ada yang tak berani ukur celananya, ganti pakai rok," katanya waktu itu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan memberikan penjelasan terkait kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap pakar IT ITB Hermansyah saat rilis kasus di Gedung Utama Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/7/2017). Iriawanmenjelaskan bahwa kasus pengeroyokan Hermansyah ini terjadi secara spontan tidak ada rekayasa dan tidak ada hubungannya dengan Habib Rizieq.
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan memberikan penjelasan terkait kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap pakar IT ITB Hermansyah saat rilis kasus di Gedung Utama Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/7/2017). Iriawanmenjelaskan bahwa kasus pengeroyokan Hermansyah ini terjadi secara spontan tidak ada rekayasa dan tidak ada hubungannya dengan Habib Rizieq. (KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Pendidikan Umum

SD (1973)
SMP (1976)
SMA (1980)
S1 (1997)
S2 (2001)

Pendidikan Kepolisian

AKABRI (1984)
PTIK (1993)
SESPIM (1998)
SESPATI XIII (2007)
LEMHANNAS PPSA (2012)

Pendidikan Kejuruan

PA DAS LANTAS (1985)
PA DAS SERSE (1989)
PA LAN SERSE UM (1991)
SUSJAB KAPOLRES IV (2000)
PA SEN SERSE (2002)
ASSESSMENT PATI POLRI (2011)

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved