Berita Batanghari

Rp 3 Miliar Tunggakan Sewa Kios di Pasar Keramat Tinggi, Muara Bulian, Pemkab Upayakan Penghapusan

Rp 3 Miliar Tunggakan Sewa Kios di Pasar Keramat Tinggi, Muara Bulian, Pemkab Upayakan Penghapusan

Rp 3 Miliar Tunggakan Sewa Kios di Pasar Keramat Tinggi, Muara Bulian, Pemkab Upayakan Penghapusan
tribunjambi/abdullah usman
Pasar Kramat Tinggi, Muarabulian, Batanghari. Rp 3 Miliar Tunggakan Sewa Kios di Pasar Keramat Tinggi, Muara Bulian, Pemkab Upayakan Penghapusan 

Rp 3 Miliar Tunggakan Sewa Kios di Pasar Keramat Tinggi, Muara Bulian, Pemkab Upayakan Penghapusan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari berencana melakukan penghapusan tunggakan sewa kios pedagang di Pasar Keramat Tinggi Muara Bulian. Pasalnya, hingga kini tunggakan sewa kios pedagang hampir mencapai Rp 3 miliar.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Batanghari, Feriyanto mengatakan, penghapusan tersebut akan diajukan ke Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI Provinsi Jambi.

"Sejauh ini upaya penagihan telah dilakukan kepada penyewa kios. Sayangnya, kios-kios tersebut sudah lama dalam keadaan kosong akibat ditinggalkan penyewa," ujarnya, Jumat (1/11/2019).

425 Pemilik Kios dan Toko Pedagang Pasar Kramat Tinggi Muara Bulian Menunggak Bayar Sewa

Siap Maju di Pilwako Sungai Penuh 2020, Dipo Ambil Formulir di Gerindra

Heboh di Media Sosial, Siswa SMA Kejang-kejang saat Main Game Online, Ini Penjelasan Orang Tuanya

6 Fakta Kematian, Apakah Rambut dan Kuku Tetap Tumbuh?

Terkait hal ini, dilanjutkannya, pihaknya akan mengupayakan penghapusan tunggakan sewa kios pasar ke BPK RI yang mana dengan usulan Rp 1,7 miliar.

Sementara sisa dari tunggakan itu, masih akan diupayakan untuk dilakukan penagihan.

"Kami masih dalam upaya penghapusan dan masih melengkapi berkas-berkas sebagai syarat pengajuan dengan cara melampirkan sejumlah bukti-bukti kios tidak berpenghuni tersebut," jelasnya.

Data dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Batanghari mencatat, sejak 2004 hingga 2018 ada 425 pedagang yang menyewa kios di Pasar Keramat Tinggi, 205 pedagang di antaranya tak membayar sewa.

Sementara, pedagang yang mampu membayar ada 220 pedagang atau lebih kurang 50 persen. Namun, dengan surat pernyataan pencicilan pembayaran.

Total kerugian dari tunggakan sejak 2004 silam hampir mencapai Rp 2,6 miliar lebih. Sementara yang diraup Pemkab Batanghari sebesar Rp 685 juta lebih.

Rp 3 Miliar Tunggakan Sewa Kios di Pasar Keramat Tinggi, Muara Bulian, Pemkab Upayakan Penghapusan (Tribunjambi.com/Rian Aidilfi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved