Ramai Anggaran Aibon & Ballpoint Rp 635 M, Anies Baswedan Sempat Tegur Bawahan, Diknas Tak Hiraukan

Anies menegur jajarannya dan bahkan melayangkan ancaman pencopotan terkait penyusunan anggaran ini. Heboh anggaran pengadaan ATK di Dinas Pendidikan

Ramai Anggaran Aibon & Ballpoint Rp 635 M, Anies Baswedan Sempat Tegur Bawahan, Diknas Tak Hiraukan
ig
Pemprov menganggarkan Rp 82 miliar untuk pembelian lem Aibon dalam program belanja alat tulis kantor untuk SD Negeri di Jakarta Barat tahun 2020. (Akun Instagram @willsarana) 

Ramai Anggaran Aibon & Ballpoint Rp 635 M, Anies Baswedan Sempat Tegur Bawahan, Diknas Tak Hiraukan

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Heboh anggaran pengadaan ATK di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, yang ditemukan di antaranya pengadaan lem Aibon Rp 82 miliar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung mendapat sorotan tajam.

Setelah bocor ke publik anggaran DKI jakarta yang dinilai tak masuk akal, muncul video Anies Baswedan memarahi bawahannya.

Kurang lebih sepekan sebelum ramai-ramai soal rancangan KUA-PPAS DKI Jakarta 2020 yang "kegemukan", Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyoroti sejumlah pos anggaran yang tak masuk akal.

Kalung Jumadi Ditemukan di Bibir KawahPendaki Asal Jambi Hilang Misterius di Gunung Dempo

Anies telah memberikan arahan pada jajarannya soal rancangan KUA-PPAS pada Rabu (23/10/2019).

Anies menegur jajarannya dan bahkan melayangkan ancaman pencopotan terkait penyusunan anggaran ini.

Menurut dia, jumlah anggaran yang tak masuk akal itu buah dari kerja asal-asalan.

"Nanti pas anggarannya dilihat, baru kaget-kaget Bapak dan Ibu sekalian."

"Semua anggaran, Bapak dan Ibu harus bisa jelaskan, ini manfaat untuk publiknya apa, siapa dapat apa harus bisa jelaskan," ujar Anies kala itu di depan jajarannya.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved