Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

GARA-GARA Main Game di Hp Gelap-gelapan, Pria Ini Alami Stroke Mata Hingga Terancam Buta Permanen

Sering menatap smartphone di kamar yang gelap menjelang tidur? Tidak ada salahnya untuk segera memperbaiki kebiasaan tersebut. Sebab, seorang pria di

Tayang:
Editor: rida
via BANJARMASINPOST.co.id/achmad maudhody
ILUSTRASI 

TRIBUNJAMBI.COM- Sering menatap smartphone di kamar yang gelap menjelang tidur? Tidak ada salahnya untuk segera memperbaiki kebiasaan tersebut. Sebab, seorang pria di China mengalami kebutaan temporer setelah bermain game di kamar yang gelap.

Wang, pria yang berasal dari Kota Xian, Provinsi Shaanxi, China, mengaku kehilangan bermain game smartphone di kamar dalam kondisi gelap sebelum tidur.

Ia mengaku sering melakukan hal itu, meski sang isteri sering merasa terganggu dengan kebiasaannya.

"Saya senang bermain ponsel, tapi pada malam hari, isteri saya tidak suka saya memainkan ponsel karena cahayanya terlalu terang setelah lampu kamar dimatikan," aku Wang.

Wang mengaku masih bisa menggunakan mata sebelah kanan untuk melihat ponsel.

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ini Pesan Penting Fachrori Umar untuk Pemuda Jambi

SEJARAH Hari Sumpah Pemuda, Peran Jong Java dan Muhammad Yamin Serta Gagasan Bahasa Persatuan

Fakta Terbaru Kasus Protitusi Online PA, Polisi Sebut Bayaran Putri Pariwisata Mencapai Rp 40 Juta

"Saya bisa melihat beberapa kata tapi tidak yang lainnya," ujar Wang.

Stroke mata

Namun belum diketahui apakah kedua matanya bermasalah atau hanya salah satunya.

Lei Tao, doktor yang menangani Wang mengatakan, pasiennya tersebut menderita stroke mata atau yang dikenal pula dengan sebutan oklusi arteri retina.

Oklusi arteri retina adalah penyumbatan suplai darah dalam arteri ke retina.

Penyumbatan disebabkan oleh gumpalan atau penyempitan darah ke retina.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani medis akan menyebabkan kebutaan permanen.

Wang bukanlah pasien pertama yang menderita gangguan mata setelah bermain ponsel.

Menurut Tao, ada sekitar 20 pasien lain dalam bulan yang sama dengan keluhan gangguan pengelihatan setelah menggunakan ponsel mereka terlalu banyak.

Kebanyakan dari mereka adalah anak muda.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved