Kamis, 16 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ekonomi Digital

DANA dan JNE Bersinergi, Dukung Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia

DANA, dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia, bersinergi dengan penyedia jasa layanan logistik terkemuka di Indonesia, JNE.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Deni Satria Budi
IST
DANA dan JNE Bersinergi, Dukung Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia 

DANA dan JNE Bersinergi, Dukung Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - DANA, dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia, bersinergi dengan penyedia jasa layanan logistik terkemuka di Indonesia, JNE.

Vincent Iswara, CEO dan salah satu founder DANA, mengatakan, kemitraan dengan JNE menjadikan DANA sebagai perusahaan teknologi yang menyediakan infrastruktur pembayaran digital, mampu secara konsisten menghadirkan pengalaman-pengalaman bertransaksi digital yang kian beragam kepada masyarakat luas.

Ini selaras dengan keseriusan DANA membangun kepercayaan masyarakat terhadap keunggulan dan keamanan bertransaksi nontunai dan nonkartu secara digital, melalui fitur-fitur pada dompet digital DANA yang terus dikembangkan kapabilitasnya.

Duet Maut Wishnutama dan Angela Tanoesoedibjo Menteri & Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Solusi bagi Pelaku Industri Kreatif, JNE Jalin Kerja Sama dengan Yukbisnis

Wali Kota Jambi Dianugerahi Kehormatan Bintang Astha Hannas

VIDEO Live Streaming Laga Seru Arsenal vs Crystal Palace Pukul 23.30 WIB, Siarang Langsung Mola TV

“Selain menghadirkan proses transaksi yang makin mudah, praktis, dan terjamin keamanannya, kemitraan DANA dengan JNE sebagai penyedia jasa layanan logistik dengan jangkauan layanan yang luas juga membuka peluang untuk terus meningkatkan kontribusi kami dalam mendukung laju pertumbuhan perekonomian nasional yang kian bertumpu pada ekonomi digital,” ujar Vincent.

Kolaborasi ini juga memiliki relevansi yang tinggi apabila mengacu kepada survei DANA tentang tingginya penggunaan dompet digital untuk mendukung transaksi di platform e-commerce, serta keberadaan logistik sebagai mata rantai yang kritikal dalam mendukung layanan e-commerce.

M. Feriadi, Presiden Direktur JNE, mengatakan, kolaborasi JNE dengan DANA, menghasilkan fasilitas pembayaran cashless bagi semua pelanggan setia JNE di seluruh nusantara.

(Kiri) M. Feriadi Presiden Direktur JNE (Kanan) Vincent Iswara CEO DANA
(Kiri) M. Feriadi Presiden Direktur JNE (Kanan) Vincent Iswara CEO DANA (IST)

Manfaat dan kemudahan yang dihadirkan dengan sistem pembayaran ini, akan mempercepat proses transaksi dalam aktifitas pengiriman paket dan jual – beli online.

"Hal itu akan mendorong perkembangan e-commerce karena mendukung bisnis para pelaku usaha, terutama UKM," ujarnya.

Feriadi menambahan, JNE yang berperan sebagai pilar Logistik dalam ekosistem e-commerce, berkomitmen untuk terus berinovasi. Kapabilitas yang terus ditingkatkan, terutama dalam bidang IT dan infrastruktur, memungkinkan JNE menunjang mau pun bekerjasama dengan pihak – pihak dalam dua pilar lainnya, yaitu Fintech dan Online Platform.

Dalam survey yang dilakukan oleh DANA pada bulan Mei hingga Juli 2019 di empat kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta, ditemukan bahwa mayoritas responden sudah menggunakan dompet digital dan sudah pernah berbelanja di e-commerce.

Urut-urutan Cara Pesan Wanita Cantik di Prostitusi Online, Pengusaha Dapat Putri Pariwisata?

Segini Rupanya Tarif Kencan PA Alias Putri Amelia di Prostitusi Artis, Sejumlah Uang Diungkap Polisi

Tim Sepak Bola Jambi Tundukkan Lampung 2-1 di Ajang Porwil Sumatera 2019 di Bengkulu

Guru Honorer di Muarojambi Kecewa, Tak Ada Formasi Guru di Penerimaan CPNS di Muarojambi 2019

Dari survey tentang penggunaan dompet digital yang dilakukan terhadap 757 orang responden di keempat kota tersebut, jumlah pengguna dompet digital terbesar terdapat di Bandung 69,4 persen, diikuti Jakarta 65,9 persen, Yogyakarta 63,8 persen, dan Surabaya 37,5 persen.

Sementara dari 1.046 orang responden, jumlah pengguna layanan e-commerce terbesar ada di Bandung 85,9 persen, diikuti Jakarta 82,8 persen, Yogyakarta 81,3 persen, dan Surabaya 76,9 persen.

Menurut Vincent, sektor perdagangan elektronik atau e-commerce adalah salah satu motor utama penggerak ekonomi digital Indonesia saat ini.

Sektor ini digadang-gadang mampu menjadi pilar utama menguatnya perekonomian nasional dengan prakiraan nilai transaksi sebesar USD4,45 Triliun pada 2021.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved