Tak Mau Dipanggil Pak, Nadiem Makarim Minta Dipanggil Begini, Ungkap Tak Punya Program 100 Hari

Nadiem Makarim kini bertugas sebagai mendikbud di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Editor: Nani Rachmaini
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO dan Instagram @nadiemmakarimofficial
Kini Jadi Mendikbud, Simak Jatuh Bangun Nadiem Makarim Mendirikan Gojek 

Tak Mau Dipanggil Pak, Nadiem Makarim Minta Dipanggil Begini, Ungkap Tak Punya Program 100 Hari

TRIBUNJAMBI.COM-Sosok Nadiem Makarim, pendiri Gojek yang kini ditunjuk sebagai menteri oleh Presiden Jokowi, Rabu kemarin.

Membesarkan Gojek dari awal, begini perjalanan hidup Nadiem Makarim sampai menjadi Menteri.

Ini aktivitas pertama yang dijalani Nadiem Makarim setelah menjabat Mendikbud.

Mantan CEO GoJek, Nadiem Makarim, kini telah resmi menjabat sebegai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Nadiem Makarim kini bertugas sebagai mendikbud di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Menjabat sebagai Mendikbud, Nadiem Makarim meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai CEO GoJek.

Nadiem Makarim memenuhi panggilan Presiden Jokowi ke Istana Kepresidenan pada Senin 21 Oktober 2019 lalu.

Azriel & Aurel Hermansyah Diasuh Ashanty, Krisdayanti Sebut Parenting Bukan Soal Kompetisi

Pria berusia 35 tahun ini datang ke Istana Kepresidenan mengenakan kemeja warna putih dan celana panjang hitam.

Sebelumnya, nama Nadiem Makarim memang santer disebut menjadi calon menteri.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Kini Nadiem Makarim telah resmi dilantik dan mulai bekerja sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Namun ternyata ada yang menarik dari permintaan Nadiem Makarim yang kini menjabat sebagai Mendikbud.

Hal ini berkaitan soal panggilannya.

Selain itu, Nadiem Makarim juga mengungkap alasan mengapa dirinya mau menerima tawaran menjadi menteri.

Padahal sosoknya bisa dibilang sukses dengan perusahaan jasa transportasi online yang kini menjamur di beberapa negara.

Ada pernyataan menarik yang disampaikan Nadiem saat serah terima jabatan Mendikbud dengan Mendikbud sebelumnya, Muhadjir Effendy.

Dalam pidatonya, Nadiem meminta tak dipanggil "Pak". Ia lebih suka dipanggil "Mas Nadiem".

“Saya suka ditanya baik media atau orang-orang, apa rencana 100 harinya Pak Nadiem?

Saya bilang, ‘Pertama mohon jangan panggil Pak Nadiem, Mas Nadiem saja'” ujar Nadiem, disambut tawa para hadirin, seperti dikutip dari tayangan Kompas TV, Rabu (23/10/2019).

Untuk program kerja 100 hari pertama, Nadiem mengaku akan lebih banyak mendengar.

Azriel & Aurel Hermansyah Diasuh Ashanty, Krisdayanti Sebut Parenting Bukan Soal Kompetisi

“Kedua, saya tak ada rencana 100 hari.

Loh gimana Pak?’ Rencana 100 hari saya adalah duduk dan mendengar, berbicara dengan pakar-pakar yang ada di depan saya ini yang telah bertahun-tahun berdampak pada kualitas pendidikan di Indonesia dan belajar dari mereka,” ujar dia.

Nadiem mengakui bahwa ia masih perlu banyak belajar.

Alasan mau jadi Mendikbud

Nadiem Makarim
Nadiem Makarim (TribunNewsmaker.com Kolase/ Instagram @nadiemmakarimofficial)

Pada kesempatan itu, Nadiem juga mengungkapkan alasannya menerima penunjukan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut dia, perubahan bisa diawali dari pendidikan dan ujung tombak pendidikan berada di area Kemendikbud.

“Karena orang-orang dalam ruangan ini adalah ujung tombak terpenting untuk masa depan kita.

Karena tanpa mengubah mindset, generasi berikutnya, Indonesia tak akan bisa maju semakin tinggi di panggung dunia,” kata dia.

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan, ia berada di posisi sekarang bukan untuk menjadi guru melainkan sebagai murid.

Oleh karena itu, ia mengharapkan kesediaan para senior untuk menjadi “guru” baginya.

Meski memulai dari nol, Nadiem yakin ia adalah seorang murid yang bisa belajar dengan cepat.

2021 Indonesia Turan Rumah, Ini Daftar Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Sejak Pertama Digelar

“Saya mohon satu hal bagi semua, Dirjen dan tim saya baik Dikti atau Dikbud mohon sabar dengan saya.

Walau saya bukan dari latar belakang pendidikan, tapi saya murid yang cukup baik dan saya belajar dengan cepat,” ujar Nadiem.

Ia juga menyebut nantinya akan selalu menjadikan gotong royong sebagai prinsipnya.

Setelah ditunjuk menjadi menteri, Nadiem mengundurkan diri sebagai CEO Gojek.

Sosok Nadiem di Gojek digantikan oleh dua orang yakni Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup, dan Kevin Aluwi, co-founder Gojek.

Infografik: Profil Menteri, Nadiem Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)
VIDEO: Inilah Gaya 5 Perempuan Menteri saat Pelantikan

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

(TribunNewsmaker.com/*)
 
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Nadiem Makarim yang Minta Dipanggil "Mas Nadiem", Jangan "Pak Nadiem",,,
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved