3.779 Anak Muda di Jambi Jadi Investor, BEI Catat Jumlah Transaksi 2019 Rp 1,2 Triliun

Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jambi mencatat pertumbuhan jumlah investor aktif per September 2019 mencapai 9.663 SID.

3.779 Anak Muda di Jambi Jadi Investor, BEI Catat Jumlah Transaksi 2019 Rp 1,2 Triliun
Tribunjambi/Fitri Amalia
Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Provinsi Jambi, Fasha Fauziah mengisi acara Workshop Wartawan Pasar Modal, di BW Luxury Hotel, Keruing Room, Kamis (17/10). 

3.779 Anak Muda di Jambi Jadi Investor, BEI Catat Jumlah Transaksi 2019 Rp 1,2 Triliun

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jambi mencatat pertumbuhan jumlah investor aktif per September 2019 mencapai  9.663 Single Investor Identification (SID). Investor masih didominasi kalangan muda dengan usia antara 18 sampai 25 tahun berjumlah 3.779 SID.

Fasha Fauziah, Kepala Kantor Perwakilan BEI Jambi mengatakan, untuk usia 26-30 tahun 1.656 SID, usia 31-40 tahun sebanyak 2.282 SID, dan usia 41-100 tahun sebanyak 1.928 SID.

Dari data tersebut dapat dilihat minat investor muda di Jambi makin tinggi. "Kenaikan jumlah SID pada tahun 2019 meningkat dibandingkan pada tahun 2018 yang tercatat hanya 7.668 SID," ujar Fasha.

Jika dilihat berdasarkan pekerjaan, pelajar dan pegawai swasta masih mendominasi dengan masing-masing SID untuk pelajar berjumlah 3.032 SID dan pegawai swasta  2.723 SID.

Wasekjen DPP PAN Siap Bertarung di Pilkada Bungo 2020, Dapat Dukungan 14 DPC

69 Kepala Desa di Bungo Dipilih Serentak pada Maret 2020, Di Sini Daerah Pemilihannya

Kota Jambi Kembali Dikepung Kabut Asap, Siswa Tetap Sekolah Meski Udara Berbahaya

Berikutnya dari jenis pekerjaan pegawai negeri berjumlah 1.079 SID dan dari kalangan pengusaha 1.119 SID. Ibu rumah tangga (IRT) 297 SID, TNI/Polisi sebanyak 42 SID, pensiunan 43 SID, guru 132 SID dan pekerjaan lainnya 1.165 SID.

"Jika dilihat berdasarkan gender, jumlah investor terbanyak masih didominasi laki-laki sebanyak 5.554 SID dan perempuan 3.723 SID," katanya.

Fasha mengatakan, untuk jumlah transaksi di Jambi hingga September 2019 ini, jumlah transaksi baru mencapai angka Rp 1,2 triliun.

Saat ini pihaknya terus gencar melakukan edukasi dan sosialisasi untuk mengajak masyarakat menjadi investor untuk negeri sendiri. Hal ini juga guna mencegah berkembangnya investasi bodong dan meningkatkan literasi keuangan.

"BEI akan terus gencar dalam melakukan sosialisasi dan edukasi tidak hanya pada generasi muda saat ini, seluruh masyarakat  baik di kota maupun ke daerah daerah," pungkasnya.

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved