Berita Sarolangun

Minyak Kepayang Asal Sarolangun Tembus Pasar Dunia, Bakal Launching Pomade dari Kepayang

Minyak Kepayang Asal Sarolangun Tembus Pasar Dunia, Bakal Launching Pomade dari Kepayang

Minyak Kepayang Asal Sarolangun Tembus Pasar Dunia, Bakal Launching Pomade dari Kepayang
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Minyak Kepayang Asal Sarolangun Tembus Pasar Dunia, Bakal Launching Pomade dari Kepayang 

Minyak Kepayang Asal Sarolangun Tembus Pasar Dunia,  Bakal Launching Pomade dari Kepayang

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Hasil olahan hutan bukan kayu di daerah Kecamatan Batang Asai dan Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, sudah menghasilkan beberapa produk. Bahkan produk tersebut sudah menembus pasar dunia.

Seperti yang dilakukan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Limau Sarolangun, yang berhasil mengolah hasil hutan dibeberapa produk.

Kepala KPHP Misriadi mengatakan, jika hasil hutan bukan kayu wilayah Sarolangun sudah mengeluarkan beberapa produk lokal. Seperti minyak kepayang, garam gunung, madu, dan kerajinan anyaman.

Kopi Arabika Kerinci, Tembus Pasar Eropa, Setahun Bisa Produksi 500 Ton

SUKSES Besar Kopassus, Denjaka & Kopaska Bebaskan Sandera Kapal Sinar Kudus: SBY Sempat Tidak Yakin

Perumahan SAD di Sarolangun dan Merangin Segera Dibangun, Kemensos Anggarakan Rp 2 Miliar

Menurutnya, semua produk itu bersentuhan dengan masyarakat sekitar hutan. Hal itu kata dia, sesuai dengan misinya, yaitu masyarakat bisa mengelola sumber daya hutan tanpa merusak hutan.

"Kesadaran mereka menjaga kelestarian hutan juga meningkat," ujarnya, saat dibincangi di Stand Sarolangun Ekspo ke 20, Jumat (18/10/2019).

Selain minyak kepayang bilang Misriadi, sudah ada beberapa produk turunannya, sepeti minyak urut kepayang, aroma terapi, dan yang akan lounching tak lama lagi berupa pomade (minyak rambut) dari kepayang.

Dengan munculnya beberapa produk tersebut, diakuinya pemasaran memang sedikit sulit. Produk baru tentu harus mengenalkan ciri dan legalitas yang sempurna.

"Artinya, harus lebih bagus, minyak kepayang ini gak ada kompetitor, produk satu- satunya di dunia, peluang cukup besar," tuturnya.

Katanya, saat ini produk minyak kepayang sudah ada permintaan pasar dari Belanda.

"Kita sudah ekspor ke sana (belanda), madu kita juga ada permintaan dari Jepang untuk di ekspor," katanya.

Dijelaskannya, bahwa minyak kepayang untuk ekspor perdana baru mencapai 400 Kg, dengan harga cukup menggiurkan.

"Kalau harga masyarakat kita Rp 50 ribu, kalau di ekpor bisa dua kali lipat. Ini sangat menjanjikan dan akan mewujudkan konsep masyarakt sejahtera hutan lestari," bebernya.

"Harapan kita, minyak kepayang dan beberapa produk turunannya akan meningatkan pendapatan masyarakat," harap Ketua KPHP.

Minyak Kepayang Asal Sarolangun Tembus Pasar Dunia, Bakal Launching Pomade dari Kepayang (Wahyu Herliyanto/Tribunjambi.com)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved