Perumahan SAD di Sarolangun dan Merangin Segera Dibangun, Kemensos Anggarakan Rp 2 Miliar

Pembangunan perumahan Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Suka Jadi, Kabupaten Sarolangun dan Desa Sungai Ulak, Kabupaten Merangin akan segera dimulai.

Perumahan SAD di Sarolangun dan Merangin Segera Dibangun, Kemensos Anggarakan Rp 2 Miliar
Tribunjambi/Zulkifli
Kadis Dinsosdukcapil Provinsi Jambi, Arief Munandar. Pasien RSJ Dilimpah ke Panti Rebab, Dinsosdukcapil Jambi Tambah Fasislitas Rehabilitasi Eks Psikotik 

Perumahan SAD di Sarolangun dan Merangin Segera Dibangun, Kemensos Anggarakan Rp 2 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pembangunan perumahan Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Suka Jadi, Kabupaten Sarolangun dan Desa Sungai Ulak, Kabupaten Merangin akan segera dimulai.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi Arief Munandar mengatakan Kementerian Sosial (Kemensos) RI telah menyediakan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk pembangunan perumahan SAD di kedua lokasi tersebut.

Kata Arief, di Kabupaten Sarolangun dijatah sebanyak 37 unit rumah. Sementara di Merangin, ada 23 rumah SAD yang dibangun. Rumah itu berupa bangunan semi permanen tipe 36.

Menerutnya, ada tahapan-tahapan yang dilalui untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan rumah tersebut.

Yang jelas, lanjutnya, tahap awalnya adalah adanya ketersediaan lahan untuk pembangunan perumahan SAD di daerah tersebut. Kemudian ada SAD di daerah itu.

BREAKING NEWS: Hujan Guyur Kabupaten Bungo, Disertai Kilat dan Petir

Maju di Pilkada Tanjab Barat, Ini yang Ingin Dituntaskan Amir Sakib Kedepan

Bansos Rastra Berubah Menjadi Bantuan Pangan Non Tunai, Begini Cara Mengambilnya

“Di Sukajadi itu ada 37 KK SAD, kalau tidak salah 112 jiwa. Di Sungai Ulak, sebanyak 23 KK yang menghuni 23 rumah itu nanti. Itu ada data by name by address,” katanya.

Selanjutnya, dilaksanakan peninjauan awal, dicek ulang, lalu dilaksanakan Fisibility Study (FS). Kemudian, diadakan semiloka daerah untuk membicarakan apakah benar mereka butuh rumah.

“Dari situ baru kita bawa dan usulkan ke Kemensos. Kemudian ditinjau, lalu dibawa ke semiloka nasional. Di sanalah ditentukan, bahwa Jambi mendapat 60 rumah,” katanya.

Untuk menjamin bahwa para SAD tersebut tidak akan meninggalkan rumah yang telah diberikan, pihaknya sudah melaksanakan penjajakan dari awal. Bahwa mereka yang mendapatkan rumah, adalah mereka yang benar-benar membutuhkan.

Ditanyakan mengenai pembangunan perumahan SAD di Kabupaten Tebo yang batal, Arief mengatakan bisa diajukan ulang, kecuali pihak kabupaten setempat bisa menyediakan lahan untuk pembangunan.

Arief mengatakan, lokasi pembangunan perumahan SAD tidak bisa menggunakan lahan yang lama karena dianggap bermasalah.

“Kalau mau diajukan ulang, harus ada lahan baru. Makanya sekarang kami juga sangat selektif untuk menentukan pemenang tender pembangunan perumahan SAD. Jangan sampai seperti yang di Tebo, pekerjaan tidak selesai, akhirnya dana dari pusat juga batal,” pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved