Bansos Rastra Berubah Menjadi Bantuan Pangan Non Tunai, Begini Cara Mengambilnya
Mulai September 2019, bantuan Rastra dari Kementerian Sosial untuk warga Kabupaten Kerinci tak langsung diserahkan pada Keluarga Penerima Manfaat.
Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Bansos Rastra Berubah Menjadi Bantuan Pangan Non Tunai, Begini Cara Mengambilnya
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) dari Kementerian Sosial RI di Kabupaten Kerinci, terhitung mulai September 2019 tidak lagi diserahkan langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan Rastra di Kabupaten Kerinci ini akan diubah menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui E-Warung yang ada di setiap desa dalam wilayah Kabupaten Kerinci.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kerinci, Juanda, usai melaksanakan sosialisasi Peralihan Bansos Rastra menjadi BPNT di ruang Pola Kantor Bupati Kerinci (17/10).
Dijelaskan Juanda, bantuan dalam bentuk Rasta bakal berubah menjadi penerima bantuan pangan non tunai dengan memanfaatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Sehingga mulai September, para KPM akan diberikan KKS atau bantuan pangan non tunai, yang bisa dipergunakan untuk mengambil bantuan di Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warung).
• Kabut Asap Pekat Kepung Bandara Bungo, Wings Air Batal Terbang
• Baru Selesai Dibangun, Jalan Beton Cor di Rengas Condong Muara Bulian Rusak
• Baru Dipasang, 27 Komponen PJUTS di Sungai Penuh Hilang Dicuri
Bantuan sendiri bisa diambil oleh 17.676 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui E-warung yang bekerjasama dengan BRI. Setiap KPM mendapat bantuan Rp 110 ribu, namun dalam bentuk bantuan pangan.
"Nantinya di E-Warung, KPM bisa membawa kartu, seperti kartu kredit yang bisa digesek KKS dan bisa mengambil bantuan beras dan telur sesuai dengan nominal bantuan yang diberikan, setiap E-Warung punya mesinnya," ungkapnya.
Setiap desa lanjutnya, dialokasikan E-warung. Setiap E-Warung yang ditunjuk, akan melayani 200 sampai 300 KPM dengan menyediakan beras dan telur.
"E-Warung hanya memberikan bantuan pangan non tunai seperti beras dan telur, setelah itu E-Warung bisa mencairkan dananya ke BRI atas pengambilan bantuan tersebut," terangnya.
Saat ini ditambahkannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Bulog untuk persediaan beras yang diutamakan beras lokal.
"Tujuannya untuk meningkatkan produksi beras lokal," pungkasnya. (*)