Menteri Susi Sempat Lawan Menkomaritim Luhut Hingga Hal Ini yang Membuatnya Kembali Akur

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berbeda pendapat dengan jajaran kabinet di pemerintahan Presiden RI Joko Widodo

Editor: Heri Prihartono
baliberkarya
Susi Pudjiastuti saat di gedung DPR 

TRIBUNJAMBI.COM Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berbeda pendapat dengan jajaran kabinet di pemerintahan Presiden RI Joko Widodo.

Bahkan Susi Pudjiastuti disebut sempat bersebrangan termasuk dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Adapun perbedaan pendapat kerap terjadi karena berbedanya pandangan antar keduanya, utamanya soal kebijakan yang diambil Susi seperti penenggelaman kapal pencuri ikan hingga yang terbaru soal reklamasi Teluk Benoa.

Terungkap Fakta Dibalik Perselingkuhan Oknum Kanit Lantas Dengan Wanita yang Disebut Janda!

Menjelang berakhirnya masa kerja Kabinet Kerja Jilid 1 keduanya menunjukkan keakrabannya. 

Keakraban itu terlihat dari foto yang tersebar di media sosial.

 

Ada Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tersebar di media sosial.

Kemudian Menteri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Energi dan Sumber data Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar.

Namun yang ada yang menarik perhatian.

PT Siginjai Binatang Sakti Silaturahmi Sambil Bagikan Santunan Anak Yatim

Para Menteri anggota Kabinet Kerja I

Foto kementerian di bawah Menko Maritim foto bersama, Luhut senyum merangkul Susi/instagram/ignasius jonan

Sembari tersenyum, Menko Luhut yang mengenakan kemeja putih merangkul pundak Menteri Susi yang berdiri di sampingnya.

Dalam foto itu, Susi juga tampak tersenyum sembari memegang sesuatu.

Selama ini Luhut dan Susi kerap berbeda pandangan terkait berbagai hal.

Misalnya soal kebijakan penenggelaman kapal.

Akibatnya muncul persepsi kedua menteri itu tak akur.

Buku Merah, Novel Baswedan, Ungkit-ungkit Isi hingga Bantahan Tito Karnavian tentang Tip-ex

 

Foto yang menangkap momen keakraban Luhut dan Susi ternyata diunggah oleh Menteri Jonan di akun Instagram pribadinya.

Jonan mengungkapan bahwa foto itu diambil di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta pada Rabu (15/10/2019).

Mantan Direktur Utama PT KAI itu pun mengungkapan bahwa foto itu merupakan momen perpisahan.

"A farewell talk with happy smiles," tulis Jonan di foto yang diunggah pada Kamis (17/10/2019).

Netizen yang memberikan komentar berharap mereka bisa masuk Kabinet Jokowi Maruf. 

Menikah Dengan Anak Presiden, Intip Rumah Pertama Annisa Pohan dan AHY, Sederhana dan Banyak Biawak!

Di akhir masa tugasnya Susi juga buka-bukaan kenapa berani melawan atasannya Menko Luhut.

Susi mengatakan, perbedaan pendapat itu adalah hal yang lumrah.

Dia bilang, tidak ada yang aneh soal itu.

Namun sebut dia, tidak semua apa kata atasan harus diikuti.

"Berbeda pendapat itu biasa. Jangan ikut-ikut apa kata orang, saran orang, termasuk tentunya atasan.

Menikah Dengan Anak Presiden, Intip Rumah Pertama Annisa Pohan dan AHY, Sederhana dan Banyak Biawak!

Nanti kalau Anda dituntut pertanggungjawaban atas pekerjaan Anda tidak bisa (karena ikut kata atasan), bagaimana?" ucap Susi Pudjiastuti di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Alih-alih mengikuti apa kata atasan, dia lebih memilih mengikuti prinsip yang dianggapnya benar.

Sekalipun itu dianggap keras kepala.

"Ya lebih baik saya keras kepala mempertahankan prinsip dan tahu pasti bahwa itu benar, dan saya akan tanggung jawab," kata Susi.

Dengan begitu kata Susi, seseorang akan lebih bertanggungjawab dan siap disalahkan bila memang hal itu merugikan mayoritas masyarakat.

"Jadilah saya siap disalahkan, tapi saya harus lakukan dulu.

Kalau sudah benar, ya sudah," ungkapnya.

Nasib Ajudan Jokowi setelah Pelantikan Presiden 20 Oktober? Ingat Video Youtube Setahun Lalu

Susi mengaku, setiap kebijakan yang dia ambil sudah dia pikirkan matang-matang dan berdasarkan hasil analisa.

Dalam mengeluarkan kebijakan, Susi berusaha untuk melihatnya tidak hanya dengan mata, mendengarnya tidak hanya dengan telinga, dan merasa tidak hanya dengan tangan.

"Saya bukan orang yang spontan dan just do it tanpa ada analisa.

Sebetulnya banyak thinking, dan banyak proses bertanya dalam kepala saya, sebelum saya keluarkan sesuatu ke publik.

So far saya tidak pernah menyesal dengan sesuatu yang sudah saya keluarkan," pungkasnya.

Digoda Lobi

Susi mengakui banyak lobi dan godaan saat dirinya melancarkan kebijakan selama 4,5 tahun terakhir.

Hal tersebut dia katakan dalam sambutan peluncuran bukunya berjudul "Transformasi Kelautan dan Perikanan 2014-2019 di Gedung Mina Bahari III Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP), Jakarta.

"Lobi ikan asing sangat banyak mengetuk pintu pemerintahan, dari partai politik, penjabat tertentu, hingga tokoh masyarakat. Itu banyak sekali," kata Susi.

Dia pun mengaku tidak mudah untuk terus konsisten dengan kebijakannya, mengingat dia kerap mendapat cibiran, protes, hingga demo-demo.

Digenggam Erat Ariel NOAH saat Nonton Konser Marcel, Ini Febiola L Tassignon, Pacar Baru Boril?

"Tidak mudah konsisten.

Sekali lagi saya katakan sangat berat dan sangat penuh godaan.

Banyak tantangan, cibiran, protes, dan demo," aku dia.

Kendati demikian, dia lega pihaknya bisa konsisten hingga akhir masa jabatannya di Kabinet Kerja I Joko Widodo yang tinggal menghitung hari.

"Ternyata kita bisa konsisten. Kita telah melakukan transformasi yang benar. PDB naik hampir 50 persen lebih hampir 4,5 tahun.

Kalau mau meladeni orang yang mencibir terus menerus, ya santai saja," ungkap dia.

Dia pun berharap transformasi yang dibuatnya diteruskan di pemerintahan selanjutnya, sekalipun dia tidak menjadi menteri lagi.

Dia juga merangkum sebuah buku tentang kebijakannya saat menjadi menteri.

Dia berharap, buku itu bisa menjadi panduan bagi pemerintah dan masyarakat seluruhnya untuk memerangi IUU Fishing.

REAKSI Baim Wong Saat Mantan Terindahnya Bertemu Sang Istri, Paula Verhoeven Sifat Aslinya Ketahuan!

"Saya berharap transformasi yang kita buat jangan sampai setback.

Untuk itu saya rangkum dalam buku ini, agar kota semua bisa melakukannya (memerangi IUU Fishing) bersama pemerintah terus menjaga kedaulatan laut," pungkasnya. (*)

MENTERI SUSI Buka-bukaan Kenapa Berani Lawan Atasannya Menko Luhut dan Momen Langka Keduanya Akur

Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Sering Berseberangan dengan Luhut, Ini Kata Menteri Susi", Menteri Susi Ungkap Banyak Lobi untuk Hentikan Kebijakannya, "Di Balik Senyum dan Rangkulan Luhut untuk Susi...", 


Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved