Berita Tanjab Timur
Masih Bergantung Dana Pusat, Pemda Tanjabtim Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Guna Menunjang PAD
Masih Bergantung Dana Pusat, Pemda Tanjabtim Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Guna Menunjang PAD
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Deni Satria Budi
Masih Bergantung Dana Pusat, Pemda Tanjabtim Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Guna Menunjang PAD
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sebanyak 96 persen keuangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), masih mengandalkan dana pusat.
Pemerintah bertekad menambah pundi pendapatan asli daerah (PAD) melalui peningkatan infrastruktur.
Untuk saat ini dari hasil penyampaian rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2020. Pemkab Tanjabtim mencantumkan pendapatan daerah sebesar Rp 1 triliun lebih.
Dimana untuk rencana pendapatan daerah yang berasal dari PAD hanya sebesar Rp 50 milyar lebih.
• Pemkab Tanjab Timur Bakal Buka Lelang Jabatan, untuk 2 Kepala OPD Ini
• Petani Cabai di Tanjab Timur, Khawatir Tanaman Cabainya Terganggu Akibat Kabut Asap
• Sumpah Serapah Gono Berakibat Fatal, Cerita Horor Kuburan Jaran Menyeramkan dan Bikin Merinding
Sementara sebagian besar masih disumbang dari dana pusat, seperti dana perimbangan sebesar Rp 818 milyar lebih, dan dana lain-lain yang merupakan pendapatan yang sah sebesar Rp 144 miliar lebih.
Meski terbilang masih bergantung pada dana pusat, pemerintah terus mengupayakan untuk mengenjot sumber daya daerah. Dengan tujuan agar dapat menambah pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Salah satu upaya peningkatan PAD tersebut, yakni dengan pembangunan infrastruktur yang memadai di ilai peningkatan PSD sangat berpengaruh dari kondisi infrastruktur saat ini.
• Punya Karir Militer Luar Biasa, Pertimbangan Jokowi Tawarkan Posisi Menteri Pertahanan pada Prabowo?
• PENGAKUAN Tetangga Tentang Gelagat Vicky Nitinegoro Sebelum Ditangkap Polisi Karena Kasus Narkoba
• Sidang Kasus Suap RAPBD, 2 Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi yang Ditahan KPK, Bersaksi Hari Ini
Menurut Wakil Bupati Tanjabtim Robby Nahliansyah, sebagian besar keuangan daerah Tanjabtim saat ini masih ditopang dana pusat.
Namun menurut Wabup, dalam peningkatan PAD sendiri, bukan berarti Pemkab tidak berbuat banyak. Karena terkadang beberapa objek yang dapat dijadikan sumber PAD terhalang regulasi atau peraturan dari pemerintah pusat.
“Kita terus menggali apa yang bisa menjadi sumber PAD baru, namun terkadang kita harus berbenturan dengan regulasi. Tapi ini bukan menjadi alasan, kita akan terus berupaya menggali sumber daya yang ada, untuk dijadikan sumber PAD,” jelasnya.
Menurut Wabup, kunci peningkatan PAD suatu daerah akan terdongkrak dengan sendirinya, jika sarana infrastruktur di daerah tersebut terpenuhi.
“Jika infrastruktur sudah terpenuhi, maka PAD pun akan meningkat dengan sendirinya,” ujarnya.
Selain infrastruktur melalui pajak sarang burung walet sebagai salah satu sumber PAD baru Pemkab Tanjabtim, saat ini terus dimaksimalkan.
Meskipun dalam mengejar target pendapatan dari sarang burung walet sendiri, saat ini masih terbentur beberapa persoalan.