Tertutup Kabut Asap, Jarak Pandang di Kota Jambi Sempat Turun 300 Meter

Pesawat Garuda GT 130 dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta sempat gagal landing di Bandara Sulthan Thaha Jambi akibat jarak pandang terbatas.

Tertutup Kabut Asap, Jarak Pandang di Kota Jambi Sempat Turun 300 Meter
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala BMKG Stasius Meteorologi Kelas I Jambi, Addi Setiadi. 

Tertutup Kabut Asap, Jarak Pandang di Kota Jambi Sempat Turun 300 Meter

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kabut asap cukup pekat dirasakan warga di Kota Jambi dan sekitarnya hari ini, bahkan maskapai pesawat Garuda GT 130 dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta sempat gagal landing di Bandara Sulthan Thaha Jambi pada Rabu (16/10/2019).

Terkait hal ini Kepala Stasiun BMKG Sulthan Thaha Jambi, Addi Setiadi mengatakan jarak pandang pada Rabu pagi di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya memang sempat turun.

Jarak pandang pada pukul 06.00 WIB hanya 450 meter, namun kembali turun pada pukul 07.00 WIB hingga mencapai 300 meter.

Jarak pandang pada pukul 08.00 mulai naik menjadi 350 meter, dan pada pukul 09.00 WIB kembali mengalami kenaikan.

"Tidak bertahan, kabut asap ini pantauan kami setiap menit berubah. Tidak bertahan, jadi kadang membaik dan kadang turun," katanya dikonfirmasi pada Rabu sore.

Su’aidi Resmi Dilantik Jadi Rekor UIN STS Jambi, Ini Rencana yang Akan Dilakukan

YLHBI dan Romel Siregar Berebut Jadi Kuasa Hukum SMB

Nam Air Tujuan Muara Bungo Batal Terbang, Jarak Pandang Tertutup Kabut Asap

Ia menambahkan, menurunnya jarak pandang di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya dikarenakan pengaruh kabut asap.

Selain dari lokasi kebakaran hutan dan hutan di Jambi juga ada kiriman dari Sumatera Selatan, "Angin dari timur hingga tenggara, kalau kita lihat selain dari lokasi kebakaran di Jambi kabut asap datang dari arah Sumatera Selatan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya menurunnya jarak pandang akibat kabut asap membuat penerbangan maskapai Garuda GT 130 dari Jakarta tujuan Jambi gagal landing dan terbang kembali ke Jakarta.

Pekatnya kabut asap yang terpantau di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya membuat pemerintah meliburkan aktivitas belajar-mengajar bagi siswa di sejumlah Kabupaten Kota. (Dedy Nurdin)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved