Sidang SMB di Jambi, 'Saya Tahu Suami Saya Kerjanya Apa, Kami Cuma Petani'

Deli Fitri Ika Sari menyeka air matanya di hadapan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi, Partono, pada Rabu (16/10).

Sidang SMB di Jambi, 'Saya Tahu Suami Saya Kerjanya Apa, Kami Cuma Petani'
Tribunjambi/Jaka HB
Seorang perempuan menangis sembari memeluk suaminya yang terlibat kasus pengeroyokan kelompok SMB. Ia tak terima suaminya ditahan, Selasa (16/10). 

Sidang SMB di Jambi, 'Saya Tahu Suami Saya Kerjanya Apa, Kami Cuma Petani'

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Deli Fitri Ika Sari menyeka air matanya di hadapan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi, Partono, pada Rabu (16/10).

Fitri duduk di sebelah Muslim, pimpiman Serikat Mandiri Batanghari (SMB) di bangku terdakwa. Mereka mendengar dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Semua cerita sebelumnya masuk dalam dakwaan tersebut. Setelah usai pembacaan dakwaan Muslim dan Fitri dipersilakan konsultasi ke kuasa hukum mereka Abdurahman dan Ferry dari Yayasan Lembaga Hukum Indonesia (YLBHI).

Setelah bercakap-cakap sekitar 1 menit, Muslim san Fitri kembali duduk dan menyerahkan jawabannya pada kuasa hukum.

"Kami berencana akan mengajukan eksepsi yang mulia," kata Ferry.

BREAKING NEWS, Udara Tidak Sehat, PAUD hingga SMP di Kabupaten Muarojambi Diliburkan

Kondisi Udara di Tanjung Jabung Barat Tidak Sehat, Ini Kelompok Umur yang Rentan

Museum Siginjai Pamerkan Produk Anyaman Khas Jambi, Pameran Temporer Kerajinan Tradisional

Ferry mengatakan pihaknya meminta waktu dua minggu untuk persiapan berkas karena banyaknya jumlah klien mereka.

Setelah itu Muslim duduk kembali di bangku pengunjung untuk dipasangkan borgol. Begitu pula Fitri.

"Pelan-pelan pak saya lagi hamil," kata Fitri pada petugas saat memasangkan borgol.

Setelah dipasangkan borgol petugas kejaksaan menggiring keluar. Tapi Fitri mencium seorang perempuan dan bersujud sejenak. Dia kemudian digiring kembali ke tahanan. Keluarga atau saudara tahanan tidak boleh masuk ke tempat kunjungan tahanan Pengadilan Negeri, hanya boleh sampai pintu lapis pertama.

Selain itu penjaga Pengadilan Negeri Jambi diperketat. Satu unit water cannon disiagakan. Brimob, Sabhara dan Polisi Air disiagakan.

Salah seorang perempuan memeluk suaminya yang disidang. Dia menangis.

"Saya tahu suami saya kerjanya apa. Kami cuma petani," katanya kemudian digiring keluar rumah sidang. Dia menangis sampai di luar ruang sidang yang dipimpin Partono.

Pada sidang perdana ini ada tiga majelis yang memimpin sidang perdana SMB ini.

Pertama Ketua Majelis Hakim Partono, ketua majelis hakim Viktor Togi dan Ketua majelis Arfan Yani.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved