Berita Sarolangun

Kualitas Udara di Sarolangun Masuk Kategori Tidak Sehat, DLH Koordinasi dengan Dinas Pendidikan

Kualitas Udara di Sarolangun Masuk Kategori Tidak Sehat, DLH Segera Koordinasi dengan Dinas Pendidikan

Kualitas Udara di Sarolangun Masuk Kategori Tidak Sehat, DLH Koordinasi dengan Dinas Pendidikan
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kualitas Udara di Sarolangun Masuk Kategori Tidak Sehat, DLH Segera Koordinasi dengan Dinas Pendidikan 

Kualitas Udara di Sarolangun Masuk Kategori Tidak Sehat, DLH Segera Koordinasi dengan Dinas Pendidikan

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kabut asap di wilayah Kabupaten Sarolangun, semakin tebal, Rabu (16/10/2019) siang.

Terkait kondisi udara tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun merilis kualitas udara di Sarolangun, telah memasuki kategori tidak sehat dalam beberapa hari terakhir.

Kepala DLH Sarolangun Deshendri menerangkan, bahwa dari hasil uji alat pemantau kualitas udara secara manual yaitu Higt Volume Air Sampler (HVAS), udara masuk katagori tidak sehat.

Pemkab Merangin Lambat Berikan Informasi Kualitas Udara, Orangtua Khawatirkan Kesehatan Anak

ISPU Kategori Tidak Sehat, Kabut Asap di Tebo Kian Tebal, Jarak Pandang Terganggu

Pekatnya Asap, Siswa SD & SMP Dipulangkan Lebih Awal, ASN dan Karyawan Swasta yang Hamil Diliburkan

Alat deteksi atau pengukur udara yang bekerja dengan menyedot udara itu sudah dipasang dua hari lalu. Bahwa angka Indeks Pencemaran Udara (ISPU) untuk sementara berada diangka 123.

"Angka sementara yaitu 123 tersebut masuk dalam kategori tidak sehat," kata Deshendri, Rabu (16/10/2019).

Hanya saja ia sedikit menjelaskan bahwa untuk hasil positif dan akhir, masih dilakukan sampai esok hari. Mengingat cara kerja alat pengukur manual itu harus berdasarkan Standar Operasional Perusanaan (SOP) dan SNI.

"Ngukurnyo 1 x 24 jam terus masuk ke desikator labor 1x24 jam. Kamis baru keluar hasil," ujarnya.

Dari angka sementara yaitu 123 tersebut kata Deshendri, biasanya akan berubah dan meningkat. Dikarenakan sampai saat ini kondisi asap di udara Sarolangun masih tebal.

Dengan begitu, jika sudah mengetahui hasil akhir dan menunjukan kualitas udara tidak sehat ataupun naik level menjadi berbahaya. Pihaknya segera berkoordinasi dengan dinas terkait dan imbauan semua instansi.

"Melihat kondisi ini, maka secepatnya kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan. Karena dengan kondisi udara yang tidak sehat ini," ujarnya.

Kualitas Udara di Sarolangun Masuk Kategori Tidak Sehat, DLH Segera Koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Wahyu Herliyanto/Tribunjambi.com))

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved